Gibran Mengaku Bosan ditanya Terkait KTA PDIP, Benarkah Segera dikembalikan?

- Redaksi

Friday, 3 November 2023 - 02:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawaban Gibran mengenai KTA PDIP ( Dok. Istimewa)

SwaraWarta.co.idGibran Rakabuming Raka belakangan menjadi sorotan oleh sejumlah warganet. Setelah dianggap berkhianat kepada partai PDIP, kini Gibran kembali menjadi perbincangan terkait KTA PDIP

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali kota Solo sekaligus putra sulung Joko Widodo itu mengaku dirinya bosan lantaran ditanya hal serupa secara berulang-ulang.

“Kok takone yo kui terus. Sesok aku mlebu kantor mbok takoni kui meneh?” ujar Gibran saat ditemui oleh awak media Sabtu lalu.

Seperti yang diketahui, Gibran digadang-gadang sudah tidak lagi menjadi bagian dari partai PDIP

Diketahui belakangan Gibran memang kerap dicerna pertanyaan terkait dengan KTA PDIP.

Baca Juga :  Kaesang Pangarep 'Membelot dari' PDI-P, Ganjar Menanggapinya Biasa Saja

Gibran juga menuturkan bahwa dirinya akan segera mengatur pertemuan dengan FX Hadi Rudyatmo selaku DPC PDIP Solo.

KTA PDIP sendiri merupakan salah satu Dokumen yang menunjukkan keanggotaan partai tersebut. 

KTA tersebut berlaku selama seseorang masih menjadi anggota partai dan wajib dikembalikan jika mengundurkan diri.

Di samping itu, FX Hadi Rudyatmo mendesak Gibran Rakabuming Raka untuk mengembalikan KTA partai PDIP. 

Bahkan Rudy juga sudah mengirimkan surat permohonan terkait dengan pengembalian KTA PDIP. 

“Intinya kami mengimbau, menyarankan (agar Gibran membuat surat pengunduran diri dari PDIP) dan mengembalikan KTA. Udah, gitu aja. Karena dulu datang ke DPC, dulu minta ya sekarang dikembalikan,” ujar FX Hadi Rudyatmo.

Baca Juga :  Diskon 40% Perangkat Keras Starlink: Elon Musk Resmikan Layanan Internet Satelit di Indonesia

Rudy juga menjelaskan bahwa surat tersebut dikirimkan kepada Gibran untuk menjaga ketua umum PDIP dan presiden Joko Widodo. 

“Kami hanya ingin menjaga agar Mbak Mega maupun Pak Jokowi tidak dituduh berdiri di dua kaki atau dua kepentingan, gitu aja,’ pungkas Rudy. 

Sebelumnya Gibran memang merupakan bagian dari PDIP. Namun saat ini Gibran diketahui tengah menjadi cawapres yang bakal mendampingi Prbaowo dalam pemilu tahun depan. 

Sejauh ini PDIP tidak melakukan pemecatan terhadap putra sulung Joko Widodo tersebut meskipun telah dianggap melakukan pembangkangan.

Pihak PDIP menginginkan agar Gibran secara kasatria menyatakan pengunduran diri dan mengembalikan KTA PDIP.

DPC PDIP Solo yakni Teguh Prakosa membenarkan terkait pemberian surat tersebut. Namun dirinya tidak menyampaikan langsung melainkan melalui ajudan. 

Baca Juga :  Profil Rudy Soik: Perwira Polisi yang Dipecat Setelah Mengungkap Mafia BBM

“Jadi intinya Pak Ketua dan DPC PDIP Solo menghargai pilihan yang diambil oleh Mas Gibran tapi dimohon dengan segera mengembalikan KTA dan mengajukan surat pengunduran diri,” ujar Teguh Prakosa mendesak agar Gibran segera mengembalikan KTA PDIP.

Berita Terkait

Dikenal dengan Kritik Tajam tapi Mendadak Bungkam, Najwa Shihab Akhirnya Angkat Bicara: Saya Masih Tetap Jurnalis
Bulog Mojokerto Terus Serap Gabah Petani, Meskipun Libur Lebaran, Capai 16.000 Ton
Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya
Keluarga Vadel Badjideh Cabut Kuasa Hukum dan Ajukan Perdamaian
Israel Bakal Perluas Wilayah Kekuasaan, Hamas Siap Berikan Perlawanan
Kecelakaan Mudik 2025 Masih di Atas 1.000 Kasus, DPR Minta Langkah Serius
Atalia Praratya Enggan Ikut Campur dalam Isu Dugaan Perselingkuhan Ridwan Kamil
Korlantas Polri Terapkan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek untuk Arus Lalu Lintas

Berita Terkait

Thursday, 3 April 2025 - 09:52 WIB

Dikenal dengan Kritik Tajam tapi Mendadak Bungkam, Najwa Shihab Akhirnya Angkat Bicara: Saya Masih Tetap Jurnalis

Thursday, 3 April 2025 - 09:35 WIB

Bulog Mojokerto Terus Serap Gabah Petani, Meskipun Libur Lebaran, Capai 16.000 Ton

Thursday, 3 April 2025 - 09:33 WIB

Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya

Thursday, 3 April 2025 - 09:26 WIB

Keluarga Vadel Badjideh Cabut Kuasa Hukum dan Ajukan Perdamaian

Thursday, 3 April 2025 - 09:21 WIB

Kecelakaan Mudik 2025 Masih di Atas 1.000 Kasus, DPR Minta Langkah Serius

Berita Terbaru

Berita

Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya

Thursday, 3 Apr 2025 - 09:33 WIB