Donald Trump Usulkan Relokasi Warga Gaza, Indonesia Tegas Menolak

- Redaksi

Thursday, 6 February 2025 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donald Trump Usulkan Relokasi Warga Gaza

Donald Trump Usulkan Relokasi Warga Gaza

SwaraWarta.co.id – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana kontroversial saat menjamu Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di Gedung Putih pada Selasa 4 Februari 2025.

Dalam pernyataannya, Trump mengusulkan pemindahan permanen warga Palestina dari Gaza ke negara-negara tetangga seperti Mesir dan Yordania.

Ia menggambarkan Gaza sebagai “wilayah yang hancur” akibat konflik berkepanjangan sejak 7 Oktober 2023, dan mengklaim relokasi sebagai solusi terbaik bagi penduduk yang terdampak perang.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, usulan ini langsung mendapat penolakan tegas dari Indonesia. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Rolliansyah Soemirat, pada Rabu (5/2/2025) menegaskan bahwa Indonesia menolak segala bentuk pemindahan paksa warga Palestina atau perubahan komposisi demografis wilayah pendudukan.

Baca Juga :  Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) Sepi Investor Asing? Jokowi Berikan Tanggapan!

Menurutnya, tindakan semacam ini hanya akan menghambat terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat, sesuai dengan solusi dua negara berdasarkan perbatasan 1967 dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Indonesia juga menyerukan komunitas internasional untuk memastikan penghormatan terhadap hukum internasional, terutama hak rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan kembali ke tanah air mereka. “Satu-satunya jalan menuju perdamaian abadi di kawasan ini adalah dengan mengatasi akar konflik, yaitu pendudukan ilegal yang terus berlanjut oleh Israel atas wilayah Palestina,” tegas Rolliansyah.

Dari sudut pandang akademis, pengamat hubungan internasional dari Universitas Indonesia, Agung Nurwijoyo, menilai bahwa usulan Trump justru bertentangan dengan gagasan solusi dua negara yang selama ini didukung oleh AS. Ia menekankan bahwa merelokasi warga Gaza ke negara lain bukanlah solusi yang tepat.

Baca Juga :  Bertemu dengan Menlu Palestina, Menlu RI Tolak Relokasi Warga Gaza ke Indonesia

“Lebih baik mencari lokasi di Gaza yang masih bisa ditinggali, meskipun sementara. Jika memang tidak ada tempat layak, harus ada jaminan bahwa para pengungsi bisa kembali ke tanah mereka,” ujar Agung. Ia menambahkan, rekonstruksi bertahap di Gaza, misalnya dimulai dari wilayah utara, bisa menjadi alternatif yang lebih masuk akal dibanding pemindahan permanen.

Senada dengan Agung, Hasbi Aswar, pengamat hubungan internasional dari Universitas Islam Indonesia, menduga bahwa usulan relokasi ini berkaitan dengan upaya Trump untuk membujuk Netanyahu agar mau melakukan gencatan senjata dengan Hamas. Namun, ia mencatat bahwa Netanyahu tampaknya enggan mengambil langkah tersebut karena tidak ingin Hamas tetap bercokol di Gaza.

Baca Juga :  UNRWA: Harapan Palestina di Tengah Krisis Kemanusiaan Gaza Terancam Larangan Operasi Israel

Di tengah situasi yang semakin kompleks, perdebatan mengenai masa depan Gaza terus berlanjut. Namun, satu hal yang jelas: relokasi paksa bukanlah jawaban bagi perdamaian jangka panjang di kawasan tersebut.

 

Berita Terkait

Dikenal dengan Kritik Tajam tapi Mendadak Bungkam, Najwa Shihab Akhirnya Angkat Bicara: Saya Masih Tetap Jurnalis
Bulog Mojokerto Terus Serap Gabah Petani, Meskipun Libur Lebaran, Capai 16.000 Ton
Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya
Keluarga Vadel Badjideh Cabut Kuasa Hukum dan Ajukan Perdamaian
Israel Bakal Perluas Wilayah Kekuasaan, Hamas Siap Berikan Perlawanan
Kecelakaan Mudik 2025 Masih di Atas 1.000 Kasus, DPR Minta Langkah Serius
Atalia Praratya Enggan Ikut Campur dalam Isu Dugaan Perselingkuhan Ridwan Kamil
Korlantas Polri Terapkan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek untuk Arus Lalu Lintas

Berita Terkait

Thursday, 3 April 2025 - 09:52 WIB

Dikenal dengan Kritik Tajam tapi Mendadak Bungkam, Najwa Shihab Akhirnya Angkat Bicara: Saya Masih Tetap Jurnalis

Thursday, 3 April 2025 - 09:35 WIB

Bulog Mojokerto Terus Serap Gabah Petani, Meskipun Libur Lebaran, Capai 16.000 Ton

Thursday, 3 April 2025 - 09:33 WIB

Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya

Thursday, 3 April 2025 - 09:26 WIB

Keluarga Vadel Badjideh Cabut Kuasa Hukum dan Ajukan Perdamaian

Thursday, 3 April 2025 - 09:21 WIB

Kecelakaan Mudik 2025 Masih di Atas 1.000 Kasus, DPR Minta Langkah Serius

Berita Terbaru

Berita

Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya

Thursday, 3 Apr 2025 - 09:33 WIB