Jelaskan Mengapa Pengelolaan Kinerja Guru di PMM Bisa Dikatakan Lebih Ringkas, Lebih Relevan dan Lebih Berdampak?

- Redaksi

Friday, 31 May 2024 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Mengapa Pengelolaan Kinerja Guru di PMM Bisa Dikatakan Lebih Ringkas, Lebih Relevan dan Lebih Berdampak

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

SwaraWarta.co.id – Jelaskan mengapa pengelolaan kinerja guru di PMM bisa dikatakan lebih ringkas, lebih relevan, dan lebih berdampak.

Platform Merdeka Mengajar (PMM) telah membawa angin segar
dalam dunia pendidikan Indonesia.

Salah satu aspek yang menarik perhatian adalah bagaimana PMM
mengubah pendekatan pengelolaan kinerja guru.

Dibandingkan dengan metode tradisional, PMM menawarkan cara
yang lebih ringkas, relevan, dan berdampak dalam menilai serta meningkatkan
kinerja guru.

Mengapa Pengelolaan Kinerja Guru di PMM Bisa Dikatakan Lebih Ringkas, Lebih Relevan dan Lebih Berdampak:

1. Ringkas: Fokus pada Esensi

Baca Juga :  Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Diperpanjang hingga KM 70 untuk Kelancaran Arus Mudik

PMM menyederhanakan proses penilaian kinerja guru dengan
berfokus pada esensi pembelajaran. Alih-alih terjebak dalam birokrasi yang
rumit, PMM mendorong guru untuk mendokumentasikan praktik baik mereka melalui
fitur “Refleksi Diri” dan “Portofolio”.

Fitur ini memungkinkan guru untuk merekam momen-momen
pembelajaran yang bermakna, merefleksikan pengalaman, dan berbagi praktik
terbaik dengan rekan sejawat. 

Dengan demikian, pengelolaan kinerja menjadi
lebih ringkas dan berpusat pada pengembangan profesional guru.

Baca juga: Bagaimana Rencana Anda dalam Mengatasi Tantangan Tersebut Agar Bisa Memastikan Perubahan Terjadi?

2. Relevan: Terhubung dengan Kebutuhan Aktual

PMM memahami bahwa setiap guru memiliki kebutuhan
pengembangan yang berbeda. Oleh karena itu, PMM menyediakan berbagai pelatihan
daring yang relevan dengan kebutuhan guru.

Baca Juga :  Fenomena Jam Koma di Kalangan Gen Z: Tantangan, Dampak, dan Solusi untuk Hidup Lebih Seimbang

Melalui fitur “Pelatihan Mandiri“, guru dapat
memilih topik pelatihan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan mereka. 

Dengan
demikian, pengelolaan kinerja tidak hanya sekadar penilaian, tetapi juga
menjadi sarana bagi guru untuk terus belajar dan berkembang secara mandiri.

3. Berdampak: Meningkatkan Kualitas Pembelajaran

Dampak positif PMM dalam pengelolaan kinerja guru terlihat
dari peningkatan kualitas pembelajaran.

Ketika guru memiliki akses mudah
terhadap pelatihan yang relevan dan didorong untuk berbagi praktik baik, mereka
secara alami akan termotivasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran mereka.

Fitur “Komunitas Belajar” di PMM juga
memfasilitasi kolaborasi antar guru, sehingga mereka dapat saling belajar dan
menginspirasi satu sama lain. 

Baca Juga :  Belum Ada Kesepakatan Akhir Antara PSI dan Golkar Terkait Pilkada DKI Jakarta

Dengan demikian, pengelolaan kinerja guru dalam
PMM tidak hanya berdampak pada individu guru, tetapi juga pada kualitas
pembelajaran secara keseluruhan.

PMM telah menghadirkan pendekatan baru dalam pengelolaan
kinerja guru yang lebih ringkas, relevan, dan berdampak.

Dengan fokus pada esensi pembelajaran, pelatihan yang
relevan, dan kolaborasi antar guru, PMM berhasil menciptakan lingkungan yang
mendukung pengembangan profesional guru secara berkelanjutan. Hal ini pada
gilirannya akan berdampak positif pada peningkatan kualitas pembelajaran di
Indonesia.

 

Berita Terkait

SIM Mati Apakah Bisa Diperpanjang 2025? Simak Begini Penjelasannya dengan Lengkap!
Dikenal dengan Kritik Tajam tapi Mendadak Bungkam, Najwa Shihab Akhirnya Angkat Bicara: Saya Masih Tetap Jurnalis
Bulog Mojokerto Terus Serap Gabah Petani, Meskipun Libur Lebaran, Capai 16.000 Ton
Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya
Keluarga Vadel Badjideh Cabut Kuasa Hukum dan Ajukan Perdamaian
Israel Bakal Perluas Wilayah Kekuasaan, Hamas Siap Berikan Perlawanan
Kecelakaan Mudik 2025 Masih di Atas 1.000 Kasus, DPR Minta Langkah Serius
Atalia Praratya Enggan Ikut Campur dalam Isu Dugaan Perselingkuhan Ridwan Kamil

Berita Terkait

Thursday, 3 April 2025 - 21:30 WIB

SIM Mati Apakah Bisa Diperpanjang 2025? Simak Begini Penjelasannya dengan Lengkap!

Thursday, 3 April 2025 - 09:35 WIB

Bulog Mojokerto Terus Serap Gabah Petani, Meskipun Libur Lebaran, Capai 16.000 Ton

Thursday, 3 April 2025 - 09:33 WIB

Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya

Thursday, 3 April 2025 - 09:26 WIB

Keluarga Vadel Badjideh Cabut Kuasa Hukum dan Ajukan Perdamaian

Thursday, 3 April 2025 - 09:26 WIB

Israel Bakal Perluas Wilayah Kekuasaan, Hamas Siap Berikan Perlawanan

Berita Terbaru

Keutamaan Puasa Syawal

Lifestyle

7 Keutamaan Puasa Syawal: Amalan Sunnah yang Penuh Berkah

Thursday, 3 Apr 2025 - 21:02 WIB

Cara Cek Nomor byU dengan Mudah

Teknologi

5 Cara Cek Nomor byU dengan Mudah, Berikut ini Langkah-langkahnya

Thursday, 3 Apr 2025 - 20:33 WIB

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini pada Pria dengan Efektif

Lifestyle

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini pada Pria dengan Efektif

Thursday, 3 Apr 2025 - 20:24 WIB

Cara Membuat CV Online Secara Gratis

Teknologi

Cara Membuat CV Online Secara Gratis untuk Kesuksesan Karier Anda

Thursday, 3 Apr 2025 - 16:26 WIB