Kenapa Imlek Selalu Hujan? Ini Dia Penjelasannya!

- Redaksi

Monday, 27 January 2025 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenapa Imlek Selalu Hujan

Kenapa Imlek Selalu Hujan

SwaraWarta.co.id – Seringkali menjadi pertanyaan, kenapa imlek selalu hujan? Setiap perayaan Imlek, seringkali kita dihadapkan pada guyuran hujan.

Fenomena ini seolah menjadi tradisi tersendiri yang tak terpisahkan dari perayaan Tahun Baru Imlek.

Lantas, mengapa Imlek selalu identik dengan hujan? Mari kita bahas lebih dalam.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjelasan Ilmiah di Balik Hujan Saat Imlek

Ternyata, ada penjelasan ilmiah di balik fenomena hujan saat Imlek. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa periode perayaan Imlek, yang jatuh pada akhir Januari hingga awal Februari, bertepatan dengan puncak musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi:

  • Musim Hujan: Indonesia memiliki dua musim utama, yaitu musim hujan dan kemarau. Periode Januari hingga Februari umumnya merupakan puncak musim hujan, di mana curah hujan cenderung tinggi.
  • Aktivitas Atmosfer: Aktivitas atmosfer seperti gelombang Kelvin dan monsun Asia turut mempengaruhi pembentukan awan hujan pada periode tersebut.
  • Kondisi Lokal: Kondisi geografis dan topografi suatu wilayah juga dapat mempengaruhi intensitas hujan saat Imlek.
Baca Juga :  Cara Mengajari Anak Puasa agar Semangat dan Tidak Bolong-bolong

Makna Hujan dalam Budaya Tionghoa

Selain penjelasan ilmiah, hujan saat Imlek juga memiliki makna khusus dalam budaya Tionghoa. Hujan sering dianggap sebagai simbol keberuntungan, kemakmuran, dan kesuburan. Dalam kepercayaan mereka, hujan yang turun saat Imlek dianggap sebagai berkah dari langit yang akan membawa rezeki dan keberkahan di tahun baru.

Mitos dan Legenda

Terdapat pula mitos dan legenda yang mengaitkan hujan dengan perayaan Imlek. Salah satunya adalah mitos tentang naga yang dipercaya mengontrol cuaca. Konon, naga akan turun ke bumi pada awal tahun baru untuk membawa hujan dan memberikan kesuburan pada tanah.

Fenomena hujan saat Imlek merupakan perpaduan antara faktor ilmiah dan kepercayaan budaya. Dari sisi ilmiah, hujan saat Imlek disebabkan oleh faktor cuaca dan iklim yang memang memasuki puncak musim hujan. Sementara itu, dalam budaya Tionghoa, hujan memiliki makna simbolis yang mendalam dan dianggap sebagai pertanda baik.

Baca Juga :  Maxco Hadirkan Promo dan Reward Spesial Imlek 2025, Broker Forex Terdaftar Bappebti

 

Berita Terkait

Proses Perubahan Apa yang dapat Terjadi pada Batuan Setelah Proses Pengendapan? Berikut ini Penjelasannya!
Apakah Boleh Sholat Subuh Jam 6? Berikut Pandangan dari para Ulama
Tata Cara Tayamum Sesuai Ajaran Rasulullah yang Perlu Kamu Pahami
Apa Itu SPPI Batch 3? Yuk Cari Tahu Disini Penjelasannya!
Jadwal Daftar Ulang SPAN PTKIN 2025: Panduan Lengkap untuk Calon Mahasiswa
Adakah Dalil Sholat Kafarat Jumat Terakhir Ramadhan? Berikut ini Penjelasannya!
Apa Itu Tradisi Tepung Tawar? Mengenal Warisan Budaya Melayu yang Penuh Makna
Pencairan KJP Plus Tahap I 2025 Dimulai: Jadwal, Besaran Dana, dan Aturan Penarikan

Berita Terkait

Wednesday, 2 April 2025 - 11:03 WIB

Proses Perubahan Apa yang dapat Terjadi pada Batuan Setelah Proses Pengendapan? Berikut ini Penjelasannya!

Tuesday, 1 April 2025 - 09:01 WIB

Apakah Boleh Sholat Subuh Jam 6? Berikut Pandangan dari para Ulama

Tuesday, 1 April 2025 - 08:36 WIB

Tata Cara Tayamum Sesuai Ajaran Rasulullah yang Perlu Kamu Pahami

Saturday, 29 March 2025 - 09:45 WIB

Apa Itu SPPI Batch 3? Yuk Cari Tahu Disini Penjelasannya!

Friday, 28 March 2025 - 20:34 WIB

Jadwal Daftar Ulang SPAN PTKIN 2025: Panduan Lengkap untuk Calon Mahasiswa

Berita Terbaru

Jenis Konten yang Banyak Penontonnya di YouTube

Teknologi

3 Jenis Konten yang Banyak Penontonnya di YouTube

Friday, 4 Apr 2025 - 14:43 WIB

Apa Arti Nikka

Lifestyle

Apa Arti Nikka? Menelisik Makna dan Asal Usul Nama yang Unik

Friday, 4 Apr 2025 - 11:01 WIB