Profil Rudy Soik: Perwira Polisi yang Dipecat Setelah Mengungkap Mafia BBM

- Redaksi

Monday, 28 October 2024 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rudy Soik, polisi yang dipecat usai tangani Mafia BMM (Dok. Ist)

Rudy Soik, polisi yang dipecat usai tangani Mafia BMM (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Rudy Soik, seorang perwira polisi di Nusa Tenggara Timur (NTT), baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah dipecat dari jabatannya.

Pemecatan ini terjadi setelah Rudy berhasil mengungkap jaringan mafia bahan bakar minyak (BBM) ilegal yang diduga melibatkan sejumlah pihak berpengaruh di wilayah NTT.

Latar Belakang Rudy Soik

Rudy Soik lahir pada 6 Mei 1983 di Kota Kefamenanu, Timor Tengah Utara. Saat ini, ia berusia 41 tahun dan memiliki pangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rudy menyelesaikan pendidikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana di Kupang dan kini sedang menyelesaikan tesis untuk gelar S2.

Rudy memulai kariernya di kepolisian setelah mengikuti Pendidikan Bintara Polri pada tahun 2004.

Baca Juga :  Detik-detik Terakhir Uswatun Khasanah Terekam CCTV sebelum Dibunuh Antok

Ia telah menjalani berbagai tugas, termasuk sebagai penyidik di beberapa satuan dan pernah bertugas dalam Satgas Human Trafficking.

Karier di Kepolisian

Rudy memulai kariernya di Satuan Intelkam Polres Kupang pada tahun 2004. Ia kemudian berpindah tugas ke Satuan Reskrim dan Ditkrimsus di Polda NTT.

Beberapa pencapaian pentingnya meliputi pengungkapan kasus uang dolar AS palsu, mafia BBM, dan kasus korupsi dana Program Indonesia Pintar (PIP).

Selama bertugas, Rudy dikenal karena keberaniannya mengungkap kasus-kasus serius, termasuk perdagangan orang. Ia berhasil menangani sejumlah kasus dengan berbagai tersangka.

Pemecatan dan Kontroversi

Namun, beberapa waktu lalu, Rudy dipecat secara tidak hormat dari Polri. Keputusan ini diambil setelah Rudy dianggap melanggar Kode Etik Profesi Polri dalam proses penyelidikan mafia BBM yang telah ia ungkap.

Baca Juga :  Rekomendasi WC Duduk yang Nyaman Digunakan, Tertarik Mencoba?

Pemecatannya memicu kontroversi dan kritik dari berbagai pihak yang mempertanyakan keadilan dan alasan di balik keputusan tersebut.

Dengan perjalanan karier yang cukup panjang, Rudy Soik menjadi contoh dari tantangan yang dihadapi oleh aparat penegak hukum dalam mengungkap kejahatan, terutama yang melibatkan kepentingan besar.

Berita Terkait

Haidar Alwi Puji Kinerja Polri dalam Memberantas Judi Online
Ganjar Pranowo Berikan Tanggapan Mengenai Permintaan Pemakzulan Gibran Rakabuming sebagai Wapres
Pria di Pasuruan Tega Cabuli Adek Iparnya Sendiri Sehari setelah Menikah
Oknum Camat di Padang Digrebek Bareng Selingkuhan
Santri di Ponorogo Tewas saat Mancing, Diduga Tersetrum
8 Tahanan Polres Lahat Kabur Usai Jebol Tembok
Viral Patung Biawak Mirip Asli Mampu Datangkan 2000 Wisatawan dalam Sehari
Polemik di Balik Program Makan Bergizi Gratis: Tuai Pro dan Kontra

Berita Terkait

Monday, 28 April 2025 - 08:50 WIB

Haidar Alwi Puji Kinerja Polri dalam Memberantas Judi Online

Monday, 28 April 2025 - 08:33 WIB

Pria di Pasuruan Tega Cabuli Adek Iparnya Sendiri Sehari setelah Menikah

Monday, 28 April 2025 - 08:30 WIB

Oknum Camat di Padang Digrebek Bareng Selingkuhan

Monday, 28 April 2025 - 08:27 WIB

Santri di Ponorogo Tewas saat Mancing, Diduga Tersetrum

Monday, 28 April 2025 - 08:23 WIB

8 Tahanan Polres Lahat Kabur Usai Jebol Tembok

Berita Terbaru

Haidar Alwi (Dok. Ist)

Berita

Haidar Alwi Puji Kinerja Polri dalam Memberantas Judi Online

Monday, 28 Apr 2025 - 08:50 WIB