Fantastis, Harvey Moeis Sebut Keluarganya Anut Tradisi Ini saat Kelahiran Anak

- Redaksi

Saturday, 7 December 2024 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Harvey Moeis saat mengikuti pengadilan (Dok. Ist)

Potret Harvey Moeis saat mengikuti pengadilan (Dok. Ist)

Swarawarta.co.idHarvey Moeis terdakwa dalam kasus korupsi terkait pengelolaan timah, mengungkapkan dalam persidangan bahwa di keluarganya ada tradisi memberi kado emas pada saat kelahiran anak.

“Kemudian juga Saudara tahu ada logam-logam mulia ya kan yang disita juga itu ada banyak. Ini satu buah logam mulia Fine Gold 100 gram. Kemudian ada satu logam mulia bar 100 gram, dan seterusnya. Ini logam mulia siapa?” tanya jaksa.

Ia menyebutkan bahwa logam mulia yang disita oleh Kejaksaan Agung dalam kasus ini merupakan hadiah dari orang tua dirinya dan Sandra Dewi, yang diberikan pada saat kelahiran anak mereka.

“Itu hadiah dari orang tua kami untuk kelahiran anak. Itu tradisi, Yang Mulia,” jelas Harvey.

Pengungkapan ini disampaikan oleh Harvey saat sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, pada Jumat (6/12/2024).

Sebelumnya, jaksa menanyakan soal kepemilikan logam mulia tersebut, yang ternyata berasal dari tradisi pemberian hadiah dalam keluarganya.

“Hadiah dari orang tua?” tanya jaksa.

“Dari mertua saya, sama dari ibu saya,” ujar Harvey.

Dalam dakwaan yang dibacakan pada 14 Agustus, Harvey disebut sebagai wakil PT Refined Bangka Tin yang terlibat dalam kerjasama dengan PT Timah.

Ia dituduh terlibat dalam praktik korupsi, mengatur pemurnian timah ilegal yang diambil dari wilayah tambang PT Timah.

Baca Juga :  Jessica Kumala Wongso Bebas, Otto Hasibuan Buka Suara

Jaksa menyebutkan bahwa Harvey melakukan kongkalikong dengan terdakwa lainnya dan meminta para pihak smelter untuk menyisihkan sebagian keuntungan mereka dengan dalih dana corporate social responsibility (CSR).

Perbuatan tersebut dikatakan telah menguntungkan Harvey Moeis dan Helena Lim, seorang pengusaha kaya asal Pantai Indah Kapuk (PIK), dengan total Rp 420 miliar.

Selain itu, Harvey juga didakwa dalam kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Jaksa menyebutkan bahwa Harvey mentransfer uang ke Sandra Dewi dan asistennya, Ratih Purnamasari dengan menggunakan rekening Ratih untuk keperluan sehari-hari.

TPPU lainnya termasuk pembelian barang mewah, seperti 88 tas branded, 141 item perhiasan untuk Sandra Dewi, serta aset dan properti mewah.

Baca Juga :  Persaingan Liga Prancis Memanas: Marseille dan Lyon Raih Poin Penuh

Pembelian mobil-mobil mewah, seperti MINI Cooper, Porsche, Lexus, dan Rolls-Royce, juga disebutkan dalam dakwaan.

Selain itu, Harvey dilaporkan menyimpan sejumlah uang dan logam mulia di safe deposit box (SDB) atas nama Sandra Dewi, yang berisi uang asing senilai sekitar USD 400 ribu, serta beberapa batang emas dan logam mulia lainnya.

Berita Terkait

Dikenal dengan Kritik Tajam tapi Mendadak Bungkam, Najwa Shihab Akhirnya Angkat Bicara: Saya Masih Tetap Jurnalis
Bulog Mojokerto Terus Serap Gabah Petani, Meskipun Libur Lebaran, Capai 16.000 Ton
Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya
Keluarga Vadel Badjideh Cabut Kuasa Hukum dan Ajukan Perdamaian
Israel Bakal Perluas Wilayah Kekuasaan, Hamas Siap Berikan Perlawanan
Kecelakaan Mudik 2025 Masih di Atas 1.000 Kasus, DPR Minta Langkah Serius
Atalia Praratya Enggan Ikut Campur dalam Isu Dugaan Perselingkuhan Ridwan Kamil
Korlantas Polri Terapkan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek untuk Arus Lalu Lintas

Berita Terkait

Thursday, 3 April 2025 - 09:52 WIB

Dikenal dengan Kritik Tajam tapi Mendadak Bungkam, Najwa Shihab Akhirnya Angkat Bicara: Saya Masih Tetap Jurnalis

Thursday, 3 April 2025 - 09:35 WIB

Bulog Mojokerto Terus Serap Gabah Petani, Meskipun Libur Lebaran, Capai 16.000 Ton

Thursday, 3 April 2025 - 09:33 WIB

Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya

Thursday, 3 April 2025 - 09:26 WIB

Israel Bakal Perluas Wilayah Kekuasaan, Hamas Siap Berikan Perlawanan

Thursday, 3 April 2025 - 09:21 WIB

Kecelakaan Mudik 2025 Masih di Atas 1.000 Kasus, DPR Minta Langkah Serius

Berita Terbaru

Cara Membuat CV Online Secara Gratis

Teknologi

Cara Membuat CV Online Secara Gratis untuk Kesuksesan Karier Anda

Thursday, 3 Apr 2025 - 16:26 WIB

Berita

Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya

Thursday, 3 Apr 2025 - 09:33 WIB