SwaraWarta.co.id – Apakah kacang menyebabkan Jerawat? Jerawat adalah masalah kulit yang umum dialami banyak orang, terutama remaja dan dewasa muda.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah: apakah konsumsi kacang bisa memicu jerawat? Artikel ini akan membahas hubungan antara kacang dan jerawat berdasarkan penelitian serta rekomendasi ahli.
Kacang dan Jerawat: Benarkah Ada Hubungannya?
Beberapa orang percaya bahwa mengonsumsi kacang bisa memperparah jerawat. Namun, secara ilmiah, hubungan ini belum sepenuhnya terbukti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jerawat muncul akibat kombinasi faktor seperti produksi minyak berlebih, pori-pori tersumbat, bakteri Propionibacterium acnes, dan peradangan. Meski begitu, diet atau pola makan juga bisa memengaruhi kondisi kulit.
Kandungan dalam Kacang yang Perlu Diwaspadai
Kacang mengandung nutrisi seperti protein, serat, dan lemak sehat. Namun, beberapa jenis kacang (seperti kacang tanah) memiliki kadar asam lemak omega-6 yang tinggi. Asam lemak ini bersifat pro-inflamasi jika dikonsumsi berlebihan dan tidak seimbang dengan omega-3. Peradangan dalam tubuh bisa memperburuk jerawat.
Selain itu, kacang tanah juga mengandung phytic acid dan lectin, yang pada sebagian orang bisa memicu reaksi sensitif atau gangguan pencernaan. Jika sistem pencernaan terganggu, racun dalam tubuh mungkin menumpuk dan berdampak pada kesehatan kulit.
Studi Ilmiah Tentang Kacang dan Jerawat
Penelitian tentang kacang dan jerawat masih terbatas. Sebuah studi di Journal of the American Academy of Dermatology (2010) menyatakan bahwa tidak ada bukti kuat yang menghubungkan konsumsi kacang secara langsung dengan jerawat.
Namun, beberapa ahli menyarankan bahwa makanan dengan indeks glikemik tinggi (seperti kacang yang diproses dengan garam atau gula) bisa meningkatkan risiko jerawat.
Faktor Lain yang Lebih Berpengaruh pada Jerawat
Meski kacang mungkin memiliki peran kecil, faktor utama penyebab jerawat adalah:
- Perubahan hormon (misalnya saat pubertas atau menstruasi).
- Kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan kotor.
- Penggunaan produk skincare yang tidak sesuai.
- Stres dan kurang tidur.
Tips Aman Mengonsumsi Kacang Jika Berjerawat
Jika Anda khawatir kacang memicu jerawat, ikuti tips berikut:
- Pilih kacang rendah omega-6, seperti almond atau kenari.
- Hindari kacang yang digoreng atau diberi tambahan garam/gula.
- Konsumsi dalam porsi wajar (1 genggam per hari).
- Perhatikan reaksi kulit setelah makan kacang. Jika jerawat muncul, kurangi asupannya.
Kacang tidak secara langsung menyebabkan jerawat pada kebanyakan orang. Namun, bagi sebagian individu dengan sensitivitas tertentu, konsumsi berlebihan atau jenis kacang tertentu bisa memperburuk kondisi kulit.
Kuncinya adalah moderasi dan mengenali respons tubuh sendiri. Jika jerawat terus parah, konsultasikan ke dokter kulit untuk solusi tepat.