Gas Bocor dari Sumur Bor Masjid di Bojonegoro, Pertamina Lakukan Pembakaran

- Redaksi

Sunday, 23 March 2025 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gas Bocor dari Sumur Bor Masjid di Bojonegoro (Dok. Ist)

Gas Bocor dari Sumur Bor Masjid di Bojonegoro (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Tim gabungan yang terdiri dari Pertamina, BPBD Bojonegoro, pemadam kebakaran (Damkar), dan Polsek Sukosewu melakukan pembuangan gas yang keluar dari sumur bor di halaman Masjid Baiturrahman, Dusun Sidomulyo, Desa Klepek, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro.

Menurut petugas BPBD Bojonegoro, Agus Purnomo, gas yang keluar merupakan gas rawa yang muncul saat pengeboran sumur air.

Untuk mengatasi hal ini, Pertamina melakukan gas flaring atau pembakaran gas guna menghilangkan kandungan gas metana yang berbahaya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Pertamina memasang pipa sepanjang sekitar 160 meter dari sumur bor untuk mengalirkan gas dan air ke area persawahan yang telah dikosongkan. Di lokasi tersebut, gas metana dibakar agar tidak membahayakan warga sekitar.

Baca Juga :  Selamatkan Sapi Peliharaannya, Seorang Kakek di NTB Terseret Banjir

“Iya mulai sore tadi ada Gas flaring (pembakaran gas) untuk membuang gas rawa yang keluar ketika pengeboran sumur air di halaman masjid yang dilakukan oleh pihak Pertamina,” kata Agus Purnomo, Sabtu (22/3/2025).

Proses pembakaran ini diperkirakan akan berlangsung selama satu minggu, mengingat besarnya kandungan gas dalam sumur bor tersebut.

Untuk mencegah risiko kecelakaan, pihak Polsek Sukosewu telah mengamankan area sekitar pembakaran gas. Polisi juga membatasi akses warga ke lokasi untuk menghindari kerumunan.

“Lokasi pembakaran di area persawahan warga yang sedang tidak ditanami. Dan petugas melakukan penjagaan dan patroli selama proses pembakaran berlangsung,” ucap Iptu Nurul Hidayat, Kapolsek Sukosewu.

Dengan adanya tindakan ini, diharapkan potensi bahaya dari semburan gas bisa dikendalikan dan lingkungan sekitar tetap aman bagi warga.

Berita Terkait

Kementerian Agama Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025
Banjir di Batang, Perjalanan Kereta Terganggu dan Alami Rekayasa Jalur
Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 Masih Terjadi di Tol Cikampek
Ibu Muda Melahirkan di Trotoar Jalan Suromenggolo, Bayi Selamat
Pelaku Pelecehan Anak Dihakimi Warga di Jakarta Timur
Polsek Matraman Gelar Patroli Cegah Kejahatan di Rumah Kosong Saat Mudik
Terjadi Krisis Kesehatan di Gaza, Ribuan Pasien Kehilangan Akses ke Pengobatan
Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko Fokus Perbaiki Infrastruktur Jalan, Hingga Ungkap Fakta Ini

Berita Terkait

Sunday, 30 March 2025 - 11:16 WIB

Kementerian Agama Tetapkan 1 Syawal 1446 H Jatuh pada 31 Maret 2025

Saturday, 29 March 2025 - 08:39 WIB

Banjir di Batang, Perjalanan Kereta Terganggu dan Alami Rekayasa Jalur

Saturday, 29 March 2025 - 08:34 WIB

Puncak Arus Mudik Lebaran 2025 Masih Terjadi di Tol Cikampek

Saturday, 29 March 2025 - 08:29 WIB

Ibu Muda Melahirkan di Trotoar Jalan Suromenggolo, Bayi Selamat

Saturday, 29 March 2025 - 08:25 WIB

Pelaku Pelecehan Anak Dihakimi Warga di Jakarta Timur

Berita Terbaru

Cara Membuat Opor Ayam Santan

kuliner

Cara Membuat Opor Ayam Santan yang Gurih dan Lezat

Sunday, 30 Mar 2025 - 10:46 WIB