SwaraWarta.co.id – Masyarakat Pasuruan akan menggelar tradisi tahunan Praonan atau Petik Laut saat perayaan Hari Raya Ketupat. Tradisi ini merupakan bentuk rasa syukur masyarakat nelayan kepada Tuhan atas hasil laut yang mereka dapatkan.
Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Davis Busin Siswara, menekankan pentingnya keselamatan dalam setiap rangkaian acara.
Untuk itu, Polres Pasuruan Kota telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk instansi pemerintah, tokoh masyarakat, dan penyelenggara kegiatan, pada Kamis (3/4/2025) di Gedung Rupatama Sanika Satyawada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolres menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan tradisi ini, tetapi juga harus memastikan semua berjalan dengan aman dan tertib. “Ini adalah acara yang sangat dinantikan masyarakat.
Namun, keamanan dan keselamatan tetap menjadi prioritas utama. Maka dari itu, koordinasi dengan semua pihak sangat penting,” jelasnya.
Sementara itu, Wakapolres Pasuruan Kota, Kompol Yokbeth Wally, mengingatkan panitia untuk mengurus izin keramaian secara resmi. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan tim medis selama acara berlangsung, agar siap jika terjadi kondisi darurat.
“Penting bagi panitia acara untuk mengurus izin keramaian terlebih dahulu, termasuk mendata siapa saja yang bertanggung jawab dalam setiap kegiatan. Selain itu, tim kesehatan juga harus disiapkan dengan baik, karena jika terjadi situasi darurat, kita harus siap dan tidak membebankan tugas medis kepada petugas keamanan. Oleh sebab itu, kami akan melibatkan puskesmas setempat dalam kegiatan ini,” jelasnya.
Kasatpol Airud Polres Pasuruan Kota, AKP Edy Suseno, juga memberikan peringatan khusus soal keselamatan di laut.
Ia mengingatkan agar semua kapal yang digunakan dalam tradisi Praonan dipastikan lengkap dengan pelampung, alat komunikasi, dan tidak melebihi kapasitas penumpang.
Dengan koordinasi dan persiapan yang matang, diharapkan tradisi Praonan bisa berjalan lancar, aman, dan tetap menjaga keselamatan semua peserta.