SwaraWarya.co.id – Bagi para pemudik yang melintasi Situbondo, tak ada salahnya mencoba jajanan khas yang unik, yaitu rengginang cumi-cumi. Camilan ini juga cocok dijadikan oleh-oleh untuk keluarga saat libur Lebaran.
Rengginang sendiri adalah makanan ringan sejenis kerupuk yang terbuat dari beras ketan. Proses pembuatannya cukup sederhana, beras ketan dikukus hingga matang, kemudian dibentuk bulat dan dikeringkan dengan cara dijemur di bawah sinar matahari selama beberapa hari.
Yang membuat rengginang cumi berbeda dari rengginang biasa adalah tambahan tinta dan daging cumi-cumi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah beras ketan matang, bahan ini dicampur dengan tinta cumi-cumi yang berwarna hitam pekat, serta daging cumi yang telah dihaluskan.
Selain itu, bawang putih, garam, dan perasa juga ditambahkan agar rasanya semakin gurih. Setelah tercampur rata, adonan rengginang dibentuk bulat, lalu dijemur hingga benar-benar kering.
Untuk menyantapnya, rengginang ini tinggal digoreng hingga mengembang dan renyah, menghasilkan rasa gurih khas dengan aroma cumi-cumi yang menggoda.
Rengginang cumi ini berasal dari Desa Gelung, Kecamatan Panarukan, Situbondo, yang dikenal sebagai salah satu sentra produksi rengginang. Jika ingin membelinya, tak perlu repot karena banyak gerai di sepanjang jalan raya Pantura Situbondo yang menjualnya.
Soal harga, cukup terjangkau. Kemasan 500 gram dijual dengan harga sekitar Rp 20.000 hingga Rp 25.000. Camilan ini bisa langsung dinikmati saat perjalanan, dijadikan oleh-oleh, atau disajikan sebagai hidangan Lebaran di rumah.