SwaraWarta.co.id – Ketegangan di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran mengumumkan telah mempersiapkan ribuan rudal hipersonik Fattah.
Rudal-rudal ini diklaim memiliki kemampuan untuk menghancurkan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah dan Israel.
Pengumuman ini disampaikan oleh pejabat tinggi militer Iran dalam sebuah acara kenegaraan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka menyatakan bahwa rudal Fattah merupakan hasil pengembangan teknologi dalam negeri dan memiliki kecepatan serta akurasi yang tinggi.
Kemampuan Rudal Hipersonik Fattah
Rudal hipersonik Fattah diklaim memiliki kecepatan hingga Mach 15, atau 15 kali kecepatan suara. Dengan kecepatan ini, rudal dapat mencapai target dalam hitungan menit, sehingga sulit untuk dicegat oleh sistem pertahanan udara.
Selain kecepatan, rudal Fattah juga dilengkapi dengan teknologi manuver canggih yang memungkinkannya mengubah arah penerbangan secara tiba-tiba.
Kemampuan ini membuat rudal semakin sulit untuk dicegat oleh sistem pertahanan rudal seperti Iron Dome milik Israel atau sistem pertahanan AS.
Ancaman bagi AS dan Israel
Dengan kemampuan tersebut, Iran menyatakan bahwa rudal Fattah dapat digunakan untuk menyerang pangkalan militer AS di Timur Tengah dan Israel.
Pangkalan-pangkalan militer ini dianggap sebagai target strategis karena peran pentingnya dalam menjaga stabilitas keamanan di kawasan.
Ancaman ini tentu saja meningkatkan ketegangan antara Iran, AS, dan Israel.
AS dan Israel telah berulang kali menyatakan bahwa mereka tidak akan mentolerir ancaman dari Iran dan akan mengambil tindakan tegas jika diperlukan.
Reaksi Internasional
Pengumuman Iran ini mendapat reaksi keras dari komunitas internasional. Banyak negara mengecam tindakan Iran yang dianggap provokatif dan mengancam stabilitas kawasan.
PBB juga menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi. Mereka menekankan pentingnya dialog dan diplomasi untuk menyelesaikan masalah ini secara damai.
Dampak Potensial
Jika Iran benar-benar meluncurkan rudal hipersonik Fattah, dampaknya bisa sangat besar. Serangan semacam itu dapat memicu konflik berskala besar di Timur Tengah, yang melibatkan banyak negara.
Selain itu, serangan ini juga dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur yang parah dan korban jiwa yang besar. Dampak ekonomi dan politik dari konflik ini juga akan dirasakan di seluruh dunia.
Situasi ini masih berkembang dan belum jelas bagaimana akhirnya. Namun, satu hal yang pasti adalah bahwa ketegangan di Timur Tengah telah mencapai titik yang sangat mengkhawatirkan.