SwaraWarta.co.id – Arus balik Lebaran di Pelabuhan Gilimanuk, Bali, mulai mengalami peningkatan signifikan. Pada Rabu (2/4/2025) atau H+2 Lebaran, jumlah kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Bali didominasi oleh sepeda motor dan mobil pribadi.
Peningkatan ini sudah terlihat sejak H+1 Lebaran. Banyak pemudik yang memilih kembali lebih awal karena berbagai alasan.
Menurut data PT ASDP Cabang Ketapang Gilimanuk, jumlah kendaraan yang masuk Bali meningkat tajam.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari Senin (31/3) pukul 08.00 WITA hingga Selasa (1/4) pukul 08.00 WITA, sebanyak 7.908 unit kendaraan menyeberang ke Bali. Angka ini naik drastis dibandingkan periode sebelumnya yang hanya 5.004 unit.
Sebagian besar kendaraan yang menyeberang adalah sepeda motor dan mobil pribadi, yakni sebanyak 7.394 unit, sementara sisanya adalah truk dan bus.
Jumlah penumpang juga mengalami peningkatan. Sebanyak 34.795 orang menyeberang ke Bali, naik dari 24.772 orang pada periode sebelumnya.
Manajer PT ASDP Gilimanuk, Ryan Dewangga, menyebutkan bahwa arus balik tahun ini meningkat sekitar 36 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
“Betul, jadi kalau kita lihat dari H+1 kenaikannya sudah sangat signifikan. Yakni di Pelabuhan Ketapang menuju Pelabuhan Gilimanuk,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus balik, ASDP Gilimanuk telah mengoperasikan 30 kapal. Jika kepadatan semakin meningkat, jumlah kapal akan ditambah menjadi 35 kapal, sesuai koordinasi dengan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).
Ryan juga memperkirakan puncak arus balik akan terjadi pada akhir pekan ini, sekitar H+5 dan H+6, menjelang berakhirnya masa liburan.
Pihak ASDP mengimbau para pemudik untuk tetap berhati-hati, mengikuti arahan petugas, dan bersabar saat antre di pelabuhan agar perjalanan arus balik tetap lancar dan aman.