SwaraWarta.co.id – ALS penyakit apa? Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS), atau yang juga dikenal sebagai penyakit Lou Gehrig, adalah penyakit neurodegeneratif progresif yang menyerang sel-sel saraf di otak dan sumsum tulang belakang yang mengendalikan gerakan otot.
Penyakit ini menyebabkan kelemahan otot, kelumpuhan, dan akhirnya kegagalan pernapasan.
Penyebab dan Faktor Risiko ALS
Penyebab pasti ALS masih belum diketahui, tetapi ada beberapa faktor risiko yang diduga berperan:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- Genetik: Sekitar 5-10% kasus ALS bersifat familial, artinya diturunkan secara genetik.
- Lingkungan: Paparan zat kimia tertentu, seperti timbal dan pestisida, diduga dapat meningkatkan risiko ALS.
- Usia: ALS lebih sering terjadi pada orang berusia 40-70 tahun.
- Jenis kelamin: Pria sedikit lebih berisiko terkena ALS daripada wanita.
Gejala ALS
Gejala ALS bervariasi tergantung pada bagian sistem saraf yang terpengaruh, tetapi gejala umumnya meliputi:
- Kelemahan otot, terutama di tangan, kaki, atau mulut
- Kedutan otot (fasciculation)
- Kram otot
- Kesulitan berbicara (disartria)
- Kesulitan menelan (disfagia)
- Kesulitan bernapas (dispnea)
Dampak ALS
ALS adalah penyakit yang progresif dan tidak dapat disembuhkan. Dampaknya sangat signifikan pada kualitas hidup penderita, termasuk:
- Kehilangan kemampuan bergerak dan melakukan aktivitas sehari-hari
- Ketergantungan pada alat bantu pernapasan
- Kesulitan berkomunikasi
- Dampak psikologis, seperti depresi dan kecemasan
Diagnosis dan Pengobatan ALS
Diagnosis ALS melibatkan serangkaian tes, termasuk elektromiografi (EMG), studi konduksi saraf, dan MRI.
Tidak ada obat untuk menyembuhkan ALS, tetapi ada beberapa perawatan yang dapat membantu memperlambat perkembangan penyakit dan meringankan gejala. Perawatan ini meliputi:
- Obat-obatan, seperti riluzole dan edaravone
- Terapi fisik, okupasi, dan wicara
- Alat bantu pernapasan
- Dukungan nutrisi
Pentingnya Kesadaran dan Penelitian
Meningkatkan kesadaran tentang ALS sangat penting untuk mendukung penelitian dan pengembangan perawatan yang lebih efektif. Penelitian terus dilakukan untuk memahami penyebab ALS dan menemukan obatnya. Dukungan dari masyarakat dan organisasi nirlaba sangat penting dalam upaya ini.
Penting untuk diingat bahwa setiap individu dengan ALS mengalami perjalanan penyakit yang berbeda. Dengan dukungan medis, terapi, dan dukungan keluarga, penderita ALS dapat menjalani hidup yang bermakna dan berkualitas.