Swarawarta.co.id – Polisi menggelar prarekonstruksi terkait kematian seorang mahasiswa UKI (Universitas Kristen Indonesia), Kenzha Ezra Walewangko (22), pada Rabu (26/3/2025).
Lokasi kejadian, tempat Kenzha ditemukan, telah diamankan dengan garis polisi untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan pantauan di lokasi, aparat kepolisian memasang garis polisi di dua titik penting dalam kampus UKI.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu titik yang diberi tanda adalah area parkir motor, yang menjadi tempat kejadian utama.
Selain itu, perhatian tertuju pada sebuah pagar besi yang terlihat terbuka. Pagar ini diketahui sempat mengalami kerusakan dan diduga menjadi penyebab utama insiden tragis yang menimpa korban.
Berdasarkan informasi yang beredar, pagar besi tersebut sempat roboh dan menimpa korban.
Hal ini memicu dugaan bahwa faktor kelalaian dalam perawatan fasilitas kampus bisa menjadi penyebab utama kejadian ini.
Namun, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan bukti dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi guna memastikan penyebab pasti dari kecelakaan ini.
Prarekonstruksi yang dilakukan ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai peristiwa yang terjadi.
Aparat juga masih melakukan investigasi guna memastikan apakah ada unsur kelalaian dalam kasus ini.
Pihak kampus sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait kejadian ini.
Namun, mahasiswa dan masyarakat berharap agar insiden ini diusut tuntas dan menjadi perhatian bagi pihak terkait untuk meningkatkan keamanan di lingkungan kampus.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung, dan publik menunggu hasil resmi dari pihak berwenang terkait kasus ini.
“Iya betul (prarekonstruksi siang ini),” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Armunantho Hutahaean saat dihubungi, Rabu (26/3/2025).
“Prarekonstruksi akan menghadirkan saksi-saksi yang mengetahui peristiwa tersebut. Antara lain, mahasiswa dan pihak RS UKI, sekuriti, dan masyarakat yang telah diambil keterangannya sebagai saksi,” imbuhnya.