Swarawarta.co.id – PSSI secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Shin Tae-yong sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 6 Januari 2025.
Namun, meski sudah tidak lagi menjabat, pelatih asal Korea Selatan tersebut mengungkapkan bahwa kompensasi yang seharusnya ia terima masih belum sepenuhnya diselesaikan oleh PSSI.
Shin Tae-yong menyampaikan pernyataan tersebut usai menghadiri acara nonton bareng pertandingan Australia vs Indonesia di Jakarta pada 20 Maret 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa masih ada hak yang belum ia terima, meskipun sebelumnya Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyatakan bahwa seluruh kompensasi dan bonus untuk STY telah dibayarkan.
“Belum diselesaikan dengan sempurna,” kata STY kepada awak media.
Erick Thohir menekankan bahwa PSSI telah menyelesaikan seluruh kewajiban finansial, termasuk pembayaran kompensasi untuk asisten pelatih Shin Tae-yong, bahkan hingga melewati masa kontrak.
“Kita sudah sesuai dengan kontrak, kita sudah sesuaikan. Bulan Januari, bonus semua,” ujar Erick di GBK Arena, Jakarta, Sabtu, 22 Februari 2025 lalu.
Ia juga memastikan bahwa PSSI tidak akan membiarkan persoalan ini mencoreng nama baik federasi.
“Saya rasa PSSI punya harga diri. PSSI juga profesional, tidak sempurna,” tuturnya.
“Tetapi tidak mungkin peningkatan seperti ini, FIFA, AFC, AFF tidak percaya sama kita. Jadi kita jalankan sebaik-baiknya,” imbuh Erick.
Meski demikian, perbedaan pernyataan antara Shin Tae-yong dan PSSI masih menyisakan tanda tanya. Publik kini menunggu klarifikasi lebih lanjut mengenai status pembayaran kompensasi yang menjadi perdebatan ini.