SwaraWarta.co.id – Dunia sepak bola Indonesia berduka atas kepergian legenda timnas Indonesia, Bejo Sugiantoro, yang meninggal dunia pada Selasa, 25 Februari 2025, pukul 17.35 WIB di Surabaya, Jawa Timur.
Bejo Sugiantoro, yang lahir di Sidoarjo pada 2 April 1977, dikenal sebagai pemain dan pelatih yang berkontribusi besar bagi sepak bola Indonesia.
Sebagai pemain, ia memperkuat klub-klub seperti Persebaya Surabaya, PSPS Pekanbaru, dan Mitra Kukar. Ia juga menjadi bagian penting dari timnas Indonesia dengan total 48 penampilan internasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelah pensiun sebagai pemain, Bejo beralih menjadi pelatih dan memberikan kontribusi signifikan bagi perkembangan sepak bola Indonesia.
Ia pernah menjabat sebagai asisten pelatih Persebaya Surabaya dari 2018 hingga 2023. Selain itu, ia juga pernah melatih Deltras Sidoarjo.
Kabar duka ini pertama kali diumumkan oleh Persebaya Surabaya melalui akun media sosial resmi mereka.
Dalam pengumumannya, Persebaya menyatakan bahwa mereka kehilangan salah satu putra terbaiknya, Bejo Sugiantoro, yang berpulang pada sore hari tersebut.
Menurut informasi yang beredar, Bejo Sugiantoro meninggal dunia setelah mengalami serangan jantung saat sedang berlatih di lapangan SIER, Surabaya.
Ia sempat ambruk saat berlatih dan dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.
Kepergian Bejo Sugiantoro meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan, dan seluruh pecinta sepak bola Indonesia.
Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi terhadap dunia sepak bola dan menjadi panutan bagi banyak generasi muda.
Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kesabaran.