SwaraWarta.co.id – Carlos Sainz menjalani debutnya sebagai pembalap Williams dengan hasil yang cukup menjanjikan. Pada sesi uji coba hari pertama di Sirkuit Internasional Bahrain, Kamis (27/2/2025), ia menyelesaikan 68 putaran dan finis di posisi kelima.
Sainz baru turun ke lintasan pada sore hari, menggantikan Alex Albon, setelah sesi sempat tertunda akibat pemadaman listrik. Sebagai kompensasi, tim Williams diberikan tambahan waktu satu jam untuk menebus waktu yang hilang.
Meski ada gangguan, Sainz tetap puas karena berhasil menjalankan program uji coba sesuai rencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Secara keseluruhan, ini hari pertama yang positif meskipun ada pemadaman listrik yang sempat menghentikan sesi,” ujar Sainz di F1 Official.
Ia menegaskan bahwa fokus utama dalam uji coba adalah mengumpulkan data sebanyak mungkin.
Sainz mengaku cukup senang dengan performa awal mobil FW47, meskipun masih ada beberapa aspek yang perlu diperbaiki. Tim Williams akan terus mencari cara untuk meningkatkan keseimbangan mobil agar lebih kompetitif di lintasan.
Sementara itu, Albon yang turun pada sesi pagi mencatat 63 putaran dan merasa mobilnya memiliki potensi besar.
“Mobil terasa cukup bagus, meskipun masih ada beberapa aspek yang harus diperbaiki,” kata pembalap asal Thailand tersebut.
Menurut Albon, uji coba ini bertujuan untuk memahami karakter mobil dan sistem yang perlu disempurnakan. Ia juga menambahkan bahwa beberapa perubahan yang dilakukan tim sudah menunjukkan hasil yang positif.
Kepala Insinyur Williams, Dave Robson, menjelaskan bahwa umpan balik dari Sainz sejak uji coba di Abu Dhabi sangat membantu dalam pengembangan mobil.
Mereka berusaha mengatasi kelemahan dari musim lalu agar FW47 bisa lebih kompetitif di berbagai kondisi.
“Kami telah bekerja keras untuk meningkatkan performa mobil dan memastikan FW47 lebih baik dibandingkan musim sebelumnya,” ujar Robson. Ia menambahkan, kondisi uji coba yang sejuk dan berangin cukup membantu memahami stabilitas mobil.
Meski kondisi balapan di Grand Prix Bahrain bulan depan bisa berbeda, sesi uji coba ini tetap menjadi referensi penting bagi Williams. Dalam sesi pertama ini, tim telah menempuh lebih dari 700 km, mengumpulkan data berharga untuk pengujian berikutnya.
Sainz dijadwalkan kembali mengemudi pada hari kedua, sebelum Albon mengambil alih pada sesi terakhir. Tim kini akan menyusun strategi untuk dua hari pengujian selanjutnya guna memaksimalkan performa mobil sebelum musim dimulai.