Tetangga Beri Kesaksian dalam Kasus Pembunuhan Ayah dan Nenek di Cilandak

- Redaksi

Monday, 2 December 2024 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Swarawarta.co.id – Kejadian pembunuhan yang terjadi di Cilandak, Jakarta Selatan, mengejutkan banyak orang. Seorang ayah yang bernama APW (40) dan nenek berinisial RM (69) ditemukan tewas setelah ditusuk oleh anaknya sendiri, MAS (14).

Sementara itu, ibu korban yang bernama AP (40) mengalami luka serius dan sempat dalam kondisi kritis setelah beberapa kali ditusuk, namun kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 30 November 2024, sekitar pukul 01.00 WIB. APW dan RM meninggal di tempat kejadian, sementara AP masih berjuang untuk bertahan hidup.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

MAS, pelaku pembunuhan, sudah diamankan oleh pihak berwajib.

Baca Juga :  Manchester United Dapat Kabar Baik, Tiga Pemain Pulih Jelang Laga Kontra Everton

Seorang warga setempat bernama Nugroho yang turut serta dalam proses evakuasi korban AP, mengungkapkan bahwa ia tiba di lokasi sekitar pukul 01.30 WIB.

Pada saat itu, ia melihat korban sudah tergeletak di seberang rumah tempat kejadian.

“Jadi saya dateng jam setengah 2, itu ibu sudah ada di sini (seberang rumah lokasi kejadian), ada bekas darahnya di situ. Iya di sini. Saya dihubungi, kemudian datang,” kata Nugroho di lokasi kejadian, Cilandak, Jakarta Selatan, Minggu (1/12/2024

Nugroho menjelaskan bahwa dirinya mendapat informasi dari pihak keamanan perumahan sebelum akhirnya tiba di lokasi dan menemukan korban dalam keadaan tergeletak di luar rumah.

“Akhirnya saya ke sini datang, saya lihat beliau ada di sini (seberang rumah kejadian), dan kemudian saya denger yang di dalam katanya sudah meninggal jadi saya fokus ke yang masih hidup,” kata dia.

Baca Juga :  Jadi Korban Pembunuhan, Begini Sosok Indriana Menurut Orang Tua

“(Posisi korban) di sini, tiduran. Nggak (bukan tengkurap). Telentang,” tambahnya.

Berita Terkait

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online
Sempat Ditarik, Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Sukatani Boleh Beredar Kembali
Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah dari PDIP Tunda Retret, Pengamat Unair Beberkan Fakta Ini
Viral Remaja di Pati Curi Pisang untuk Kasih Makan Adiknya Diarak Warga, Kini jadi Anak Asuh Polisi
Ikuti Instruksi Megawati, Wali Kota Semarang Pilih Nyapu Pasar Ketimbang Ikut Retret di Magelang
Hendak Kencan, Gadis di Pacitan Tewas Kecelakaan
Hasto Kristiyanto Resmi Ditahan, PDIP Besuk ke Rutan KPK
Ratusan Mahasiswa Gelar Demo Terkait Hasto Kristiyanto, Minta Harun Masiku Segera Ditangkap

Berita Terkait

Saturday, 22 February 2025 - 16:38 WIB

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online

Saturday, 22 February 2025 - 09:32 WIB

Sempat Ditarik, Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Sukatani Boleh Beredar Kembali

Saturday, 22 February 2025 - 09:24 WIB

Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah dari PDIP Tunda Retret, Pengamat Unair Beberkan Fakta Ini

Saturday, 22 February 2025 - 09:18 WIB

Viral Remaja di Pati Curi Pisang untuk Kasih Makan Adiknya Diarak Warga, Kini jadi Anak Asuh Polisi

Saturday, 22 February 2025 - 09:12 WIB

Ikuti Instruksi Megawati, Wali Kota Semarang Pilih Nyapu Pasar Ketimbang Ikut Retret di Magelang

Berita Terbaru

Disdukcapil Kota Serang

Advertorial

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online

Saturday, 22 Feb 2025 - 16:38 WIB