Penyaluran Bantuan Sosial PKH dan BPNT Periode November-Desember 2024 Mulai Dilakukan Secara Serentak

- Redaksi

Monday, 2 December 2024 - 21:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SwaraWarta.co.id – Pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk periode November-Desember 2024 akhirnya dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Kabar baik ini disambut dengan antusias oleh keluarga penerima manfaat (KPM), terutama bagi mereka yang sudah lama menunggu bantuan yang disalurkan melalui bank penyalur.

Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos) menginformasikan bahwa pencairan bantuan dilakukan melalui beberapa bank penyalur yang ditunjuk,

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Syariah Indonesia (BSI).

Seorang pendamping sosial mengungkapkan kegembiraannya, “Alhamdulillah, pencairan bantuan sosial semakin meluas dan banyak KPM yang sangat bahagia,” ujar pendamping sosial tersebut pada hari Senin, 2 Desember 2024.

Baca Juga :  Upaya Keras Pemerintah dalam Memberantas Judi Online demi Ekosistem Digital Sehat

Selain itu, Kemensos juga memberikan kesempatan bagi keluarga yang belum menerima bantuan sosial meskipun sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk segera mendaftar.

Kemensos mengajak keluarga yang memenuhi kriteria untuk segera menghubungi pendamping sosial atau aparat desa setempat untuk melakukan pendaftaran.

Hal ini membuka peluang besar bagi mereka yang belum terdaftar untuk memperoleh bantuan PKH dan BPNT.

Bagi mereka yang sudah terdaftar namun belum menerima bantuan, Kemensos menjanjikan peluang yang lebih besar dengan kemungkinan mencapai 90% untuk menjadi penerima bantuan.

Di beberapa wilayah, seperti yang disampaikan oleh seorang pendamping sosial, terdapat sekitar 300 hingga 350 keluarga yang sedang menunggu pencairan bantuan sosial tersebut.

Baca Juga :  Viral Curhatan Pengemudi Mobil yang Keberatan Bayar Parkir Rp 100 Ribu di Haul Solo 2024, Dishub Beri Klarifikasi

Penyaluran bantuan juga mengalami perubahan signifikan, yakni adanya peralihan sistem dari PT Pos Indonesia ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih.

Dengan adanya perubahan ini, banyak KPM yang kini telah menerima KKS Merah Putih dan mulai mencairkan bantuan mereka melalui bank-bank penyalur yang telah ditunjuk.

“Bantuan BPNT sudah banyak yang dicairkan melalui KKS Merah Putih, beberapa bahkan sudah menerima bantuan hingga Rp1,2 juta untuk periode Juli hingga Desember,” jelas seorang sumber dari Bank Syariah Indonesia.

Namun, bagi mereka yang belum menerima KKS Merah Putih, Kemensos memastikan bahwa bantuan tetap akan disalurkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Proses pendaftaran bantuan sosial ini melibatkan koordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing, yang siap membantu masyarakat yang memenuhi syarat untuk menjadi penerima manfaat.

Baca Juga :  Pisau Dapur Terbaik yang Aman Digunakan: Panduan Memilih yang Tepat

Secara keseluruhan, dengan semakin banyaknya keluarga yang menerima bantuan melalui mekanisme baru ini, program bantuan sosial diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan keluarga miskin dan rentan di Indonesia.

Kementerian Sosial terus mengimbau agar masyarakat yang terdaftar di DTKS namun belum menerima bantuan, segera mendaftar dan melengkapi dokumen yang diperlukan untuk mendapatkan bantuan sosial PKH dan BPNT.***

Berita Terkait

Massa Aksi Indonesia Gelap Long March ke Patung Kuda, Diiringi Lagu Bayar, Bayar, Bayar
Napoli Terancam Pengurangan Poin? Inter, Atlanta dan Juventus Siap Bersaing Merebut Tahta Serie A
Hari Peduli Sampah Nasional 2025: Saatnya Aksi Nyata untuk Bumi Lestari
Hasto Ditahan KPK, Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah PDIP Tak Ikut Retret di Magelang
Appel Lunasi hingga Rp 163,3 M, DPR Beri Apresiasi
Mengenal Sosok Prof Brian Yuliarto Guru Besar di ITB, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka, Nikita Mirzani dan Mail Siap Hadapi Dokter Reza Gladys
Hasto Kristiyanto Ditetapkan Tersangka, Ini Katanya

Berita Terkait

Friday, 21 February 2025 - 16:36 WIB

Massa Aksi Indonesia Gelap Long March ke Patung Kuda, Diiringi Lagu Bayar, Bayar, Bayar

Friday, 21 February 2025 - 15:21 WIB

Napoli Terancam Pengurangan Poin? Inter, Atlanta dan Juventus Siap Bersaing Merebut Tahta Serie A

Friday, 21 February 2025 - 15:12 WIB

Hari Peduli Sampah Nasional 2025: Saatnya Aksi Nyata untuk Bumi Lestari

Friday, 21 February 2025 - 13:27 WIB

Hasto Ditahan KPK, Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah PDIP Tak Ikut Retret di Magelang

Friday, 21 February 2025 - 13:19 WIB

Appel Lunasi hingga Rp 163,3 M, DPR Beri Apresiasi

Berita Terbaru