Strategi Bank Indonesia untuk Akselerasi UMKM Go Digital

- Redaksi

Wednesday, 28 August 2024 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Analisa Karakteristik UMKM: Penjelasan dan Referensi

Analisa Karakteristik UMKM: Penjelasan dan Referensi

SwaraWarta.co.id – Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, Anastuty Kusumowardhani, mengungkapkan bahwa BI meluncurkan beberapa strategi untuk membantu usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) beralih ke digital.

Baca Juga: Pemprov DKI Fasilitasi Sertifikasi Halal Gratis bagi 5.000 UMKM

“Menjawab peluang digitalisasi yang ada secara umum, terdapat lima strategi akselerasi pengembangan UMKM oleh Bank Indonesia agar go digital yaitu yang pertama adalah produksi,” kata Anastuty dalam lokakarya Strategi Go-Digital UMKM Zaman Now di Jakarta, Selasa malam.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Strategi untuk Pengembangan UMKM

Dalam lokakarya di Jakarta, Anastuty menjelaskan bahwa ada lima strategi utama yang diterapkan untuk mempercepat pengembangan UMKM agar go digital:

Baca Juga :  QRIS Tap: Inovasi Pembayaran Cepat dengan Teknologi NFC dari Bank Indonesia

1. Produksi: Memanfaatkan digital farming untuk meningkatkan proses produksi.

2. Promosi dan Penjualan: Menggunakan program onboarding dan Indonesia SME Hub untuk mempromosikan produk UMKM, baik di dalam maupun luar negeri.

3. Edukasi Keuangan Digital: Meningkatkan literasi keuangan melalui Modul Edukasi Digital Finansial Services.

4. Akses Keuangan: Meningkatkan akses keuangan melalui program seperti SIAPIK, BISAID, dan BM Pembiayaan.

5. Pembayaran: Mengoptimalkan sistem pembayaran untuk UMKM.

Bank Indonesia juga membangun infrastruktur untuk mendukung pembayaran digital. Ini termasuk penggunaan QR Code Indonesian Standard (QRIS) untuk transaksi yang lebih mudah, BI-FAST untuk efisiensi transaksi, dan Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP) untuk sistem pembayaran yang terintegrasi.

Baca Juga :  Gagal Maju di Pilwakot Medan 2024, Aulia Rachman Kehilangan Dukungan dari Tiga Partai

Baca Juga: Berdayakan UMKM, PT Pos dan Tik Tok Kolaborasi

Anastuty menekankan bahwa semua strategi ini bertujuan untuk mempersiapkan UMKM agar go digital, meningkatkan daya saing, dan memperluas akses pasar mereka.

Berita Terkait

Dikenal dengan Kritik Tajam tapi Mendadak Bungkam, Najwa Shihab Akhirnya Angkat Bicara: Saya Masih Tetap Jurnalis
Bulog Mojokerto Terus Serap Gabah Petani, Meskipun Libur Lebaran, Capai 16.000 Ton
Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya
Keluarga Vadel Badjideh Cabut Kuasa Hukum dan Ajukan Perdamaian
Israel Bakal Perluas Wilayah Kekuasaan, Hamas Siap Berikan Perlawanan
Kecelakaan Mudik 2025 Masih di Atas 1.000 Kasus, DPR Minta Langkah Serius
Atalia Praratya Enggan Ikut Campur dalam Isu Dugaan Perselingkuhan Ridwan Kamil
Korlantas Polri Terapkan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek untuk Arus Lalu Lintas

Berita Terkait

Thursday, 3 April 2025 - 09:52 WIB

Dikenal dengan Kritik Tajam tapi Mendadak Bungkam, Najwa Shihab Akhirnya Angkat Bicara: Saya Masih Tetap Jurnalis

Thursday, 3 April 2025 - 09:35 WIB

Bulog Mojokerto Terus Serap Gabah Petani, Meskipun Libur Lebaran, Capai 16.000 Ton

Thursday, 3 April 2025 - 09:33 WIB

Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya

Thursday, 3 April 2025 - 09:26 WIB

Keluarga Vadel Badjideh Cabut Kuasa Hukum dan Ajukan Perdamaian

Thursday, 3 April 2025 - 09:21 WIB

Kecelakaan Mudik 2025 Masih di Atas 1.000 Kasus, DPR Minta Langkah Serius

Berita Terbaru

Berita

Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya

Thursday, 3 Apr 2025 - 09:33 WIB