Ditendang Sapi, Panitia Kurban di Lampung Muntah Darah hingga Tak Sadarkan Diri

- Redaksi

Tuesday, 18 June 2024 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Panitia kurban yang ditendang sapi hingga pingsan
(Dok. Ist)

swarawarta.co.id – Seorang warga bernama Sutiyono di Bandar Lampung mengalami muntah darah setelah ditendang sapi kurban. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini terjadi saat penyembelihan hewan kurban di Masjid Nurun Yaqin, Way Halim, Bandar Lampung pada Senin (17/6/2024) pukul 08.00 WIB. Korban sempat pingsan dan langsung dibawa ke rumah sakit.

“Peristiwanya pagi tadi, jadi kami berdua ini mau bawa sapi itu ke masjid. Kemudian sampai di depan bengkel mungkin karena suara motor, sapi itu kaget dan langsung berontak,” kata salah seorang warga yang juga rekan korban, Sardi, Senin (17/6/2024).

Baca Juga :  Emporio Armani Stronger With You: Merayakan Keperkasaan dan Keintiman

“Waktu berontak itu, Yono ini pas berada di samping kaki sapi itu. Kemudian kena tendak bagian perutnya dan langsung ke banting ke aspal,” tambahnya.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Kurbankan 135 Sapi dan 37 Kambing, Ini Pembagiannya

Sardi, salah satu panitia kurban menjelaskan bahwa sapi tersebut sempat mengamuk karena dirinya tidak lagi dapat mengontrol tali karena jarinya terjepit. 

“Sudah nggak bisa dipegang lagi, jari saya aja udah kejerat. Kalau ditahan terus putus ini jari,” terangnya

Baca Juga: Jelang Hari Raya Qurban, Pasar Hewan di Ponorogo Digeruduk Pembeli

Ketika ia melihat temannya terkapar tak sadarkan diri, ia meminta bantuan panitia lainnya untuk segera membawa korban ke rumah sakit.

Baca Juga :  Bocah Berusia 8 Tahun Jadi Bandar Judi, Begini Kronologinya!

“Iya sudah muntah darah, sudah geletak itu kebentur aspal, udah nggak sadarkan diri. Saya langsung minta dibawa ke urip (rumah sakit),” imbuhnya

Berita Terkait

Sempat Ditarik, Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Sukatani Boleh Beredar Kembali
Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah dari PDIP Tunda Retret, Pengamat Unair Beberkan Fakta Ini
Viral Remaja di Pati Curi Pisang untuk Kasih Makan Adiknya Diarak Warga, Kini jadi Anak Asuh Polisi
Ikuti Instruksi Megawati, Wali Kota Semarang Pilih Nyapu Pasar Ketimbang Ikut Retret di Magelang
Hendak Kencan, Gadis di Pacitan Tewas Kecelakaan
Hasto Kristiyanto Resmi Ditahan, PDIP Besuk ke Rutan KPK
Ratusan Mahasiswa Gelar Demo Terkait Hasto Kristiyanto, Minta Harun Masiku Segera Ditangkap
Mahasiswa Asal Jogja Berhasil Lulus Berkat Skripsi Representasi Kebebasan dalam Gear 5 Luffy

Berita Terkait

Saturday, 22 February 2025 - 09:32 WIB

Sempat Ditarik, Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Sukatani Boleh Beredar Kembali

Saturday, 22 February 2025 - 09:24 WIB

Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah dari PDIP Tunda Retret, Pengamat Unair Beberkan Fakta Ini

Saturday, 22 February 2025 - 09:18 WIB

Viral Remaja di Pati Curi Pisang untuk Kasih Makan Adiknya Diarak Warga, Kini jadi Anak Asuh Polisi

Saturday, 22 February 2025 - 09:12 WIB

Ikuti Instruksi Megawati, Wali Kota Semarang Pilih Nyapu Pasar Ketimbang Ikut Retret di Magelang

Saturday, 22 February 2025 - 09:07 WIB

Hendak Kencan, Gadis di Pacitan Tewas Kecelakaan

Berita Terbaru