Sempat Minta Ampun, Remaja di Karawang Jadi Korban Penganiayaan

- Redaksi

Sunday, 12 May 2024 - 02:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penganiayaan (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Seorang remaja berusia 15 tahun bernama NA menjadi korban penganiayaan oleh seorang pemuda bernama TR yang berusia 25 tahun di Karawang. 

Video kejadian tersebut viral di media sosial karena aksinya yang sangat kejam. Pelaku menendang perut dan menonjok kepala korban berkali-kali sampai korban tidak berdaya. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam video tersebut, korban meminta ampun berkali-kali namun pelaku semakin brutal.

Kasi Humas Polres Karawang, Ipda Kusmayadi membenarkan kejadian tersebut. Kejadian ini berlangsung di Pasar Tinggi, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang pada Jumat (10/5). 

“Saat kejadian ada beberapa orang yang melihat, termasuk juga yang merekam kejadian itu. Korban berhenti dianiaya setelah salah satu dari saksi yang melihat berusaha melerai,” kata Kusmayadi saat dikonfirmasi.

Baca Juga :  Kebutuhan Semakin Meningkat, Stok Darah di UDD PMI Ponorogo Kian Menipis

Baca Juga:

Perempuan Tewas di dalam Lemari

Beberapa orang melihat kejadian tersebut dan ada yang merekamnya. Korban berhenti dianiaya setelah salah satu dari saksi yang melihat berusaha melerai.

Kusmayadi menjelaskan bahwa kejadian ini bermula dari saling ejek antara pelaku dan korban. 

Pelaku menganggap korban melawan dirinya karena membalas ejekannya. Pelaku tidak terima dan terus melakukan perundungan terhadap korban.

“Untuk kronologisnya pelaku ini mengejek korban, di sekitar TKP kebetulan saat itu korban melintas saat berangkat salat Jumat ke mesjid, korban membalas ejekan pelaku. Namun pelaku tidak terima hingga melakukan perundungan terhadap korban,” kata dia.

Saat ini, pihak kepolisian sedang memproses kasus ini. Polisi sudah mengunjungi rumah korban dan memeriksa saksi-saksi dan pelaku. 

Baca Juga :  Ormas Gerakan Rakyat Pakai Warna Orange untuk Simbol, PKS Angkat Bicara

Baca Juga:

Pria di Medan Tewas Dibunuh 3 Penjaga Malam, Begini Kronologinya!

Korban terlihat mengalami lecet di bagian tangan dan luka lebam di sejumlah bagian tubuhnya.

“Kami sedang tangani, korban terlihat mengalami lecet di bagian tangan dan luka lebam di sejumlah bagian tubuh, kami sudah mengunjungi rumah korban dan memeriksa saksi-saksi termasuk pelaku,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dikenal dengan Kritik Tajam tapi Mendadak Bungkam, Najwa Shihab Akhirnya Angkat Bicara: Saya Masih Tetap Jurnalis
Bulog Mojokerto Terus Serap Gabah Petani, Meskipun Libur Lebaran, Capai 16.000 Ton
Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya
Keluarga Vadel Badjideh Cabut Kuasa Hukum dan Ajukan Perdamaian
Israel Bakal Perluas Wilayah Kekuasaan, Hamas Siap Berikan Perlawanan
Kecelakaan Mudik 2025 Masih di Atas 1.000 Kasus, DPR Minta Langkah Serius
Atalia Praratya Enggan Ikut Campur dalam Isu Dugaan Perselingkuhan Ridwan Kamil
Korlantas Polri Terapkan Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek untuk Arus Lalu Lintas

Berita Terkait

Thursday, 3 April 2025 - 09:52 WIB

Dikenal dengan Kritik Tajam tapi Mendadak Bungkam, Najwa Shihab Akhirnya Angkat Bicara: Saya Masih Tetap Jurnalis

Thursday, 3 April 2025 - 09:35 WIB

Bulog Mojokerto Terus Serap Gabah Petani, Meskipun Libur Lebaran, Capai 16.000 Ton

Thursday, 3 April 2025 - 09:33 WIB

Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya

Thursday, 3 April 2025 - 09:26 WIB

Keluarga Vadel Badjideh Cabut Kuasa Hukum dan Ajukan Perdamaian

Thursday, 3 April 2025 - 09:21 WIB

Kecelakaan Mudik 2025 Masih di Atas 1.000 Kasus, DPR Minta Langkah Serius

Berita Terbaru

Berita

Sopir Angkot Puncak Bogor Masih Beroperasi, Ini Alasannya

Thursday, 3 Apr 2025 - 09:33 WIB