Hujan Deras Picu Longsor di Kawasan Puncak Bogor, 4 Rumah Warga Tertimbun

- Redaksi

Sunday, 5 May 2024 - 02:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor di puncak Bogor
( Dok. Ist)


SwaraWarta.co.id
– Kejadian longsor di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat mengakibatkan empat rumah rusak dengan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Mohamad Adam, menjelaskan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di dua desa: Desa Jambuluwuk, Kecamatan Ciawi dan Desa Sukahati, Kecamatan Megamendung. 

Perlu diketahui bahwa Puncak Bogor, terdiri dari tiga kecamatan: Ciawi, Megamendung, dan Cisarua. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

BACA JUGA: Dampak Pergerakan Tanah, 13 Keluarga di Ciamis Mengungsi

Pada titik longsor di Desa Jambuluwuk, Kecamatan Ciawi, tiga rumah yang dimiliki oleh Dimyati, Endang, dan Misbah mendapat kerusakan akibat terkena longsor dengan tinggi tebing yang longsor mencapai 20 meter. 

Baca Juga :  Diduga jadi Korban Perdagangan Manusia, Gadis 14 Tahun dibuang Rombongan Mami

“Dikarenakan hujan dengan intensitas cukup tinggi menyebabkan TPT dan jalan kampung yang berada di depan masjid longsor, dan  menimpa bagian atap dan tembok dapur rumah yang berada di bawahnya,” kata Adam dalam keterangannya, Sabtu (4/5/2024).

BACA JUGA: Tak Kunjung ditemukan, Tim SAR Hentikan Pencarian Penambang Batu Bara di Lebak

“Untuk rumah atas nama Dimyati saat ini dapur dan kamar mandinya tidak bisa digunakan, karena atap dan temboknya tertimpa material longsoran yang masuk ke area dapur,” imbuhnya.

Sedangkan pada longsor yang terjadi di Desa Sukahati, Kecamatan Megamendung, satu unit rumah di bawahnya tertimpa longsor. 

Tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian itu. Adam menyebutkan bahwa material longsor belum sepenuhnya dibersihkan hingga malam ini. 

Baca Juga :  Penyesuaian Harga Pertamax oleh PT Pertamina Patra Niaga: Harga BBM Naik Menyusul Tren Global

Perlu adanya tindakan lanjut dari instansi terkait untuk mencegah dampak longsor yang lebih parah.

“Untuk rumah yang terdampak, secara keseluruhan masih dapat ditempati. Namun dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari instansi terkait, dikhawatirkan apabila hujan dengan intensitas yang cukup tinggi turun kembali akan menimbulkan kerusakan lanjutan dan keselamatan,” sebut Adam

Berita Terkait

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online
Sempat Ditarik, Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Sukatani Boleh Beredar Kembali
Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah dari PDIP Tunda Retret, Pengamat Unair Beberkan Fakta Ini
Viral Remaja di Pati Curi Pisang untuk Kasih Makan Adiknya Diarak Warga, Kini jadi Anak Asuh Polisi
Ikuti Instruksi Megawati, Wali Kota Semarang Pilih Nyapu Pasar Ketimbang Ikut Retret di Magelang
Hendak Kencan, Gadis di Pacitan Tewas Kecelakaan
Hasto Kristiyanto Resmi Ditahan, PDIP Besuk ke Rutan KPK
Ratusan Mahasiswa Gelar Demo Terkait Hasto Kristiyanto, Minta Harun Masiku Segera Ditangkap

Berita Terkait

Saturday, 22 February 2025 - 16:38 WIB

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online

Saturday, 22 February 2025 - 09:32 WIB

Sempat Ditarik, Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Sukatani Boleh Beredar Kembali

Saturday, 22 February 2025 - 09:24 WIB

Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah dari PDIP Tunda Retret, Pengamat Unair Beberkan Fakta Ini

Saturday, 22 February 2025 - 09:18 WIB

Viral Remaja di Pati Curi Pisang untuk Kasih Makan Adiknya Diarak Warga, Kini jadi Anak Asuh Polisi

Saturday, 22 February 2025 - 09:12 WIB

Ikuti Instruksi Megawati, Wali Kota Semarang Pilih Nyapu Pasar Ketimbang Ikut Retret di Magelang

Berita Terbaru

Disdukcapil Kota Serang

Advertorial

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online

Saturday, 22 Feb 2025 - 16:38 WIB