Fontuner Pengantar Pengantin Masuk ke Jurang Bromo, 4 Orang Tewas

- Redaksi

Tuesday, 14 May 2024 - 05:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Korban kecelakaan ke jurang Bromo
(Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Sebuah mobil minibus Toyota Fortuner terjun ke dalam jurang di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Desa Ngadas, Poncokusumo, Malang, dan menewaskan empat orang. Mobil SUV tersebut membawa rombongan pengantar pengantin.

“Info awalnya betul, untuk kendaraannya minibus terindikasi Fortuner, jumlah penumpang itu ada 9. Sementara info yang kami dapat meninggal dunia 4, ini semua sudah dilarikan ke rumah sakit,” ujar Kasat Lantas Polres Malang AKP Adis Dani Garta, dilansir detikJatim, Selasa (14/5/2024).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:

Pengakuan Sopir Bus yang Mengangkut SMK Depok sebelum Kecelakaan

Baca Juga :  Ide Bisnis Rumahan dengan Modal Kecil, Buruan Coba!

Para korban saat itu dilarikan ke Rumah Sakit Sumber Sentosa, Tumpang, Malang. Salah satu kerabat korban yang ditemui bernama Nur Kholifin mengatakan bahwa satu mobil tersebut berangkat dari Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang menuju Lumajang untuk mengantar pengantin beserta rombongan pada hari Minggu, tanggal 12 Mei 2024. 

Saat perjalanan pulang, mobil tersebut yang berisi sembilan orang terpisah dari rombongan. Mereka baru bisa pulang keesokan harinya.

Baca Juga:

Pengakuan Ibu Korban yang anaknya Tewas dalam Kecelakaan Bus SMK Depok

“Mereka menginap di Lumajang semalam. Terus hari ini pulang (Senin 13 Mei 2024) mungkin mau ke tempat rekreasi atau apa lewat situ,” ujar Nur Kholifin.

Baca Juga :  Korut Dilanda Banjir! Kim Jong Un Tolak Bantuan Kemanusiaan dari Korsel

“Kalau berangkatnya ke Lumajang itu mereka rombongan. Mereka sendiri nginapnya satu malam karena (rombongan) lainnya sudah pulang,” sambungnya.

Fortuner tersebut dengan nomor polisi B 1683 TJG terjun ke jurang pada hari Senin, tanggal 13 Mei sekitar pukul 18.00 WIB. Ada tiga anak-anak dan enam orang dewasa yang berada di dalam mobil tersebut.

Berita Terkait

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online
Sempat Ditarik, Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Sukatani Boleh Beredar Kembali
Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah dari PDIP Tunda Retret, Pengamat Unair Beberkan Fakta Ini
Viral Remaja di Pati Curi Pisang untuk Kasih Makan Adiknya Diarak Warga, Kini jadi Anak Asuh Polisi
Ikuti Instruksi Megawati, Wali Kota Semarang Pilih Nyapu Pasar Ketimbang Ikut Retret di Magelang
Hendak Kencan, Gadis di Pacitan Tewas Kecelakaan
Hasto Kristiyanto Resmi Ditahan, PDIP Besuk ke Rutan KPK
Ratusan Mahasiswa Gelar Demo Terkait Hasto Kristiyanto, Minta Harun Masiku Segera Ditangkap

Berita Terkait

Saturday, 22 February 2025 - 16:38 WIB

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online

Saturday, 22 February 2025 - 09:32 WIB

Sempat Ditarik, Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Sukatani Boleh Beredar Kembali

Saturday, 22 February 2025 - 09:24 WIB

Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah dari PDIP Tunda Retret, Pengamat Unair Beberkan Fakta Ini

Saturday, 22 February 2025 - 09:18 WIB

Viral Remaja di Pati Curi Pisang untuk Kasih Makan Adiknya Diarak Warga, Kini jadi Anak Asuh Polisi

Saturday, 22 February 2025 - 09:12 WIB

Ikuti Instruksi Megawati, Wali Kota Semarang Pilih Nyapu Pasar Ketimbang Ikut Retret di Magelang

Berita Terbaru

Disdukcapil Kota Serang

Advertorial

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online

Saturday, 22 Feb 2025 - 16:38 WIB