Anak di Malang Tega Bongkar Rumah Ibu Kandungnya Sendiri, Apa Alasannya?

- Redaksi

Saturday, 18 May 2024 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah di Malang setelah dirobohkan (Dok. Ist)

SwaraWarta.co.id – Sebuah aksi yang sangat tidak masuk akal terjadi di Kabupaten Malang

Seorang anak memutuskan untuk merobohkan rumah ibunya dengan menggunakan alat berat bulldozer. 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anak tersebut bernama Khoirul Ramadani, dan alasannya adalah karena ia merasa tidak puas dengan pembagian harta warisan atau gono-gini.

Baca Juga:

Seorang Wanita Grebek Suaminya yang Selingkuh di Kamar Kos

Rumah yang dirubuhkan itu sebenarnya ditempati oleh ibunya yang bernama Sugiati. Sugiati menawarkan akan memberi uang sebesar Rp 50 juta dari hasil penjualan rumah dan uang tersebut diminta untuk dibagi dengan adik perempuan Khoirul. 

Baca Juga :  Bojan Hodak Masih Menyoroti Banyaknya Kekurangan pada Anak Asuhnya

“Saya tawarkan rumah dijual dan uang hasil penjualan saya berikan Rp 50 juta. Tapi dibagi dua dengan adiknya. Tapi anak saya (Khoirul) tidak mau,” ujar Sugiati menceritakan kepada awak media, Sabtu (18/5).

Namun, Khoirul menolak tawaran tersebut dan memilih untuk merobohkan rumah tersebut.

Baca Juga:

Sakit Hati, Pemuda di Lamongan Tega Habisi Istri Orang

Sugiati sendiri sudah bercerai dengan ayah Khoirul, Yono Mitro, dan Khoirul tinggal bersama ayahnya sejak tahun 2008. 

Meskipun sedih, Sugiati memilih untuk menerima apa yang telah dilakukan oleh putranya tersebut. 

Ia berharap uang sebesar Rp 50 juta tersebut tetap bisa dibagi dengan adik perempuan Khoirul. 

“Saya ikhlas, karena itu mungkin sudah menjadi haknya. Saya hanya ingin uang Rp 50 juta itu bisa dibagi dua dengan adiknya. Tapi Khoirul tidak mau, dan memilih membongkar rumah ini. Ya sudah, saya terima,” kata Sugiati dengan menahan tangis.

Berita Terkait

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online
Sempat Ditarik, Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Sukatani Boleh Beredar Kembali
Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah dari PDIP Tunda Retret, Pengamat Unair Beberkan Fakta Ini
Viral Remaja di Pati Curi Pisang untuk Kasih Makan Adiknya Diarak Warga, Kini jadi Anak Asuh Polisi
Ikuti Instruksi Megawati, Wali Kota Semarang Pilih Nyapu Pasar Ketimbang Ikut Retret di Magelang
Hendak Kencan, Gadis di Pacitan Tewas Kecelakaan
Hasto Kristiyanto Resmi Ditahan, PDIP Besuk ke Rutan KPK
Ratusan Mahasiswa Gelar Demo Terkait Hasto Kristiyanto, Minta Harun Masiku Segera Ditangkap

Berita Terkait

Saturday, 22 February 2025 - 16:38 WIB

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online

Saturday, 22 February 2025 - 09:32 WIB

Sempat Ditarik, Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Sukatani Boleh Beredar Kembali

Saturday, 22 February 2025 - 09:24 WIB

Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah dari PDIP Tunda Retret, Pengamat Unair Beberkan Fakta Ini

Saturday, 22 February 2025 - 09:18 WIB

Viral Remaja di Pati Curi Pisang untuk Kasih Makan Adiknya Diarak Warga, Kini jadi Anak Asuh Polisi

Saturday, 22 February 2025 - 09:12 WIB

Ikuti Instruksi Megawati, Wali Kota Semarang Pilih Nyapu Pasar Ketimbang Ikut Retret di Magelang

Berita Terbaru

Disdukcapil Kota Serang

Advertorial

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online

Saturday, 22 Feb 2025 - 16:38 WIB