Tim Hukum Ganjar Mahfud Bawa Karung Bulog yang Tercantum Stiker Prabowo Gibran di MK

- Redaksi

Wednesday, 3 April 2024 - 02:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang sengketa Pilpres 2024
( Dok. Ist)


SwaraWarta.co.id
– Di sidang lanjutan sengketa Pilpres 2024 yang digelar di Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (2/4), Tim Hukum Ganjar-Mahfud membawa saksi bernama Suprapto yang menunjukkan karung beras Bulog yang ditempel stiker pasangan Prabowo Gibran. 

Awalnya, Suprapto menceritakan bahwa kepala lingkungan bernama Supriyadi pernah datang ke rumahnya di Sumatera Utara dan membawa karung beras Bulog yang ditempel stiker Prabowo-Gibran

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suprapto yang merupakan mantan pengurus PAC PDIP Medan Petisah mengaku tidak menerima perlakuan tersebut dan bahkan melaporkan kejadian ini ke Wakil Ketua PDI Perjuangan DPD Sumatera Utara Alamsyah Ramdani.

Baca Juga :  Realisasi Belanja Bantuan Sosial Mencapai Rp70,5 Triliun hingga Mei 2024

“Saya sedang beristirahat jam 15.00 ada mengucapkan ‘Assalamualaikum’,” kata Suprapto.

Sebelumnya pada bulan Januari 2024, beras Bulog yang ditempel stiker Prabowo-Gibran sempat viral. 

“Menyatakan ‘ini ada beras, bansos, tapi nanti untuk 02 jangan lupa’,” kata Suprapto menirukan Supriyadi.

Beras tersebut merupakan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) produksi Perum Bulog

Direktur Utama Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi, menjelaskan bahwa beras tersebut telah terjual ke masyarakat dan mereka tidak dapat mengatur peruntukan beras tersebut setelah dibeli oleh masyarakat.

“Beras SPHP tersedia di mana-mana, di pasar-pasar, di minimarket. Siapa saja sangat mudah mendapatkan beras SPHP,” ucap Bayu dalam keterangan tertulis, Kamis (25/1) lalu.

Berita Terkait

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online
Sempat Ditarik, Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Sukatani Boleh Beredar Kembali
Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah dari PDIP Tunda Retret, Pengamat Unair Beberkan Fakta Ini
Viral Remaja di Pati Curi Pisang untuk Kasih Makan Adiknya Diarak Warga, Kini jadi Anak Asuh Polisi
Ikuti Instruksi Megawati, Wali Kota Semarang Pilih Nyapu Pasar Ketimbang Ikut Retret di Magelang
Hendak Kencan, Gadis di Pacitan Tewas Kecelakaan
Hasto Kristiyanto Resmi Ditahan, PDIP Besuk ke Rutan KPK
Ratusan Mahasiswa Gelar Demo Terkait Hasto Kristiyanto, Minta Harun Masiku Segera Ditangkap

Berita Terkait

Saturday, 22 February 2025 - 16:38 WIB

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online

Saturday, 22 February 2025 - 09:32 WIB

Sempat Ditarik, Lagu Bayar Bayar Bayar Milik Sukatani Boleh Beredar Kembali

Saturday, 22 February 2025 - 09:24 WIB

Megawati Soekarnoputri Minta Kepala Daerah dari PDIP Tunda Retret, Pengamat Unair Beberkan Fakta Ini

Saturday, 22 February 2025 - 09:18 WIB

Viral Remaja di Pati Curi Pisang untuk Kasih Makan Adiknya Diarak Warga, Kini jadi Anak Asuh Polisi

Saturday, 22 February 2025 - 09:12 WIB

Ikuti Instruksi Megawati, Wali Kota Semarang Pilih Nyapu Pasar Ketimbang Ikut Retret di Magelang

Berita Terbaru

Disdukcapil Kota Serang

Advertorial

Disdukcapil Kota Serang, Layanan Administrasi Kependudukan Online

Saturday, 22 Feb 2025 - 16:38 WIB