Polisi Buru Terduga Pelaku dalam Kasus Pembunuhan Wanita di Kos Kotabaru

- Redaksi

Wednesday, 6 March 2024 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TKP penemuan wanita di dalam kamar kos (Dok. Istimewa)

 SwaraWarta.co.id – Kronologi kasus ini dimulai ketika pada Sabtu 24 Februari 2024 lalu, sesosok mayat wanita ditemukan di kos pria di kawasan Kotabaru, Kota Jogja

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan bahwa jenazah tersebut adalah FD, seorang warga Sleman.

“Untuk pelacakan keberadaan penyewa kos si H itu masih kita cari terus. Kita sudah membuat tim untuk mencari ke luar DIY, ke Bandung, ke Garut, dan ke Semarang,” jelas Kasat Reskrim Polresta Jogja, AKP Probo Satrio saat dihubungi wartawan, Rabu (6/3). 

Berbicara mengenai kasus ini, Kapolresta Jogja, Kombes Aditya Surya Dharma, mengatakan bahwa korban tewas diduga karena dibunuh dengan belasan luka sayatan maupun tusukan, dan pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini.

Baca Juga :  Singgung Makan Siang Gratis, Umay Shahab Menjadi Sorotan Sejumlah Netizen

Setelah melakukan investigasi lebih lanjut, polisi berhasil mengetahui bahwa terduga pelaku pembunuhan adalah seorang penyewa kamar di kos tempat ditemukannya mayat wanita tersebut yang berinisial H. Namun, keberadaan H masih belum diketahui.

Sebagai upaya untuk menemukan H, polisi telah menempatkan tim di tiga daerah, yaitu Bandung, Garut, dan Semarang. 

Polisi juga mencari informasi ke teman-teman H dan keluarga korban. Namun, informasi yang diperoleh dari teman-teman H serta keluarga korban sangat minim.

“Nggak komunikasi lagi (dengan teman-teman),” ungkap Probo.

Pihak kepolisian masih terus berupaya untuk mencari keberadaan H dan menginvestigasi kasus ini. 

Temen-temen dia (H) sudah kita datangi namun ternyata tidak ada komunikasi dengan mereka, tapi tetap kita cari terus keberadaannya,” imbuhnya

Baca Juga :  Prabowo Subianto Targetkan Pembangunan 3 Juta Rumah per Tahun, Total 15 Juta dalam Satu Periode

Lebih lanjut, Probo mengungkapkan bahwa informasi dari pihak keluarga korban cukup minim. Sebab pihak keluarga tidak mengetahui terbuka pelaku.

“Kalau dari korban justru kita minim, nggak ada informasi. Karena keluarga korban kan nggak kenal dengan (terduga) pelaku juga,” papar Probo

“Ya belum diketahui (hubungan korban-pelaku), kenapa korban bisa sampai ke kos, hubungannya apa itu belum diketahui,” pungkasnya

Berita Terkait

Banjir dan Banjir Bandang di Sumatera Barat: Satu Korban Meninggal, Ribuan Warga Terdampak
PSSI Siapkan Naturalisasi Pemain Keturunan, Fokus pada Ole Romeny untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
Dukungan Anies ke Pramono-Rano Tidak Pengaruhi Semangat Koalisi RIDO
McGregor Diwajibkan Bayar Ganti Rugi Usai Terseret Kasus Penyerangan Seksual pada 2018
SEVENTEEN dan aespa Dominasi MAMA Awards 2024 Hari Ketiga di Osaka
Jonatan Christie Lolos ke Final China Masters 2024, Taklukan Shi Yuqi dalam Dua Gim
Arsenal Sambut Kembalinya Pemain Utama Menjelang Laga Melawan Nottingham Forest
Tangis Haru Sambut Jenazah AKP Ryanto Ulil Anshar, Korban Polisi Tembak Polisi

Berita Terkait

Sunday, 24 November 2024 - 05:06 WIB

Banjir dan Banjir Bandang di Sumatera Barat: Satu Korban Meninggal, Ribuan Warga Terdampak

Sunday, 24 November 2024 - 05:00 WIB

PSSI Siapkan Naturalisasi Pemain Keturunan, Fokus pada Ole Romeny untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026

Saturday, 23 November 2024 - 22:53 WIB

Dukungan Anies ke Pramono-Rano Tidak Pengaruhi Semangat Koalisi RIDO

Saturday, 23 November 2024 - 22:46 WIB

McGregor Diwajibkan Bayar Ganti Rugi Usai Terseret Kasus Penyerangan Seksual pada 2018

Saturday, 23 November 2024 - 22:39 WIB

SEVENTEEN dan aespa Dominasi MAMA Awards 2024 Hari Ketiga di Osaka

Berita Terbaru