Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda: Kawasan Konservasi yang Menawarkan Wisata Alam Berkualitas dengan Biaya Rendah

- Redaksi

Sunday, 17 December 2023 - 05:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

SwaraWarta.co.id – Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda, atau sering disebut Tahura Djuanda, menjadi destinasi wisata wajib ketika kamu berlibur ke Bandung, Jawa Barat. 

Tempat ini mengusung konsep hutan kota dalam kawasan konservasi, ideal untuk merasakan udara segar dan melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekilas tentang Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Taman Hutan Raya Ir. H. Juanda adalah tempat wisata dengan konsep hutan kota yang mengagumkan.

Dengan luas mencapai 590 hektar dan berada di ketinggian 770 meter hingga 1.330 meter di atas permukaan laut, tempat ini menawarkan udara sejuk yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Dibangun pada tahun 1965 dengan luas awal hanya sekitar 10 hektar, taman ini kemudian mengalami perluasan dari kawasan Dago Pakar hingga Maribaya Lembang. 

Sesuai dengan konsepnya, Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda menjadi rumah bagi sekitar 2.500 jenis tanaman, termasuk 112 spesies dan 40 familia. 

Keberagaman tanaman ini menjadikan taman ini sebagai tempat pembelajaran yang ideal, terutama bagi para siswa.

Namun, mungkin kamu bertanya-tanya mengapa taman ini diberi nama Ir. H. Djuanda. Ir. H. Djuanda adalah Perdana Menteri terakhir Indonesia pada era demokrasi parlementer. 

Baca Juga :  Saung Angklung Udjo Bandung, Kawasan Wisata Ramah Anak yang Bikin si Kecil Makin Cerdas dan Multitalenta

Perannya sangat penting dalam Deklarasi Djuanda pada 13 Desember 1957, yang menyatakan bahwa seluruh pulau dan laut di Nusantara adalah satu kesatuan yang tak dapat dipisahkan. 

Nama besar ini memberikan penghormatan pada tokoh yang berperan dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia.

Apa Saja yang Bisa Kamu Temukan di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda?

Tidak kalah menarik dengan tempat wisata lainnya, Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda menawarkan sejumlah kegiatan menarik yang dapat kamu coba dan jelajahi. Beberapa di antaranya meliputi:

1. Gua Belanda

Gua Belanda adalah bukti sejarah masa kolonialisme Belanda di Indonesia. Dibangun pada tahun 1918, gua ini digunakan sebagai markas prajurit militer. 

Selain sebagai markas, gua ini berfungsi sebagai penyimpanan senjata, penjara, pembangkit listrik, dan pusat komunikasi.

2. Gua Jepang

Gua Jepang menjadi peninggalan sejarah yang dibangun pada 1942, saat Jepang menjajah Indonesia. Gua ini memiliki 2 lubang masuk dan 2 saluran udara, menciptakan pengalaman eksplorasi yang menarik.

3. Curug Omas

Curug Omas adalah air terjun dengan ketinggian sekitar 30 meter yang menawarkan pemandangan indah dan udara segar. 

Baca Juga :  Harga Tiket Terjangkau! HeHa Ocean View, Tempat Wisata Terhits di Yogyakarta

Lokasinya dapat dicapai melalui gerbang di Maribaya, menambah keajaiban alam yang bisa dinikmati di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda.

4. Aktivitas Wisata Lainnya

Selain gua dan curug, terdapat banyak aktivitas wisata lain yang bisa dinikmati di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. 

Beberapa di antaranya termasuk Curug Lalay, Curug Dago, Tebing Keraton, Monumen Ir. H Djuanda, Penangkaran Rusa, dan masih banyak lagi.

Lokasi dan Rute Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda terletak di Kampung Pakar, Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan, Bandung. 

Dengan ketinggian 770 – 1330 meter di atas permukaan laut, taman ini meluas sekitar 590 hektar, membentang dari kawasan Dago Pakar hingga Maribaya Lembang.

Meskipun luas, terdapat beberapa pintu masuk atau gerbang yang dapat kamu pilih. Namun, gerbang Tahura Djuanda di daerah Pakar, Dago, adalah akses yang paling mudah dan banyak digunakan pengunjung. 

Rute ini dapat diakses melalui jalur Dago dan Terminal Dago, dengan petunjuk yang cukup jelas sepanjang jalan.

Baca Juga :  Warung Tepi Sawah Lamongan: Nikmati Ikan Kutuk Lezat dengan Suasana Pedesaan yang Asri

Alternatif lain adalah gerbang Tahura di daerah Lembang, ideal jika kamu berada di Bandung Utaraatau Lembang. Akses jalannya bagus dan mudah, terletak sebelum tempat wisata Maribaya Lembang.

Pintu masuk lainnya dapat dipilih melalui tangga seribu dari PLTA Bengkok atau Curug Dago.

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda

Harga tiket masuk ke Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda cukup terjangkau. Untuk wisatawan domestik, tiket seharga Rp11.000, sedangkan untuk wisatawan mancanegara sebesar Rp76.000. 

Tempat ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB, memberikan waktu yang cukup untuk menikmati keindahan alam.

Khusus untuk area hutan pinus gerbang Tahura Djuanda Dago Pakar, terdapat cafe bernama Armor Kopi Bandung yang buka hingga pukul 21.00 WIB. 

Ini memberikan kesempatan untuk berkunjung pada malam hari dan menikmati kopi hingga cafe tutup.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda yang penuh sejarah ini. 

Ajak keluarga atau teman-temanmu untuk merasakan pengalaman wisata edukatif dan kenangan perjuangan kemerdekaan Indonesia!

Berita Terkait

Rengginang Cumi Khas Situbondo, Camilan Gurih yang Cocok untuk Oleh-Oleh Lebaran
Nikmatnya Gulai Tikungan Khas Bandung: Porsi Banyak dan Kuah Kental yang Bikin Puas
Pendakian Gunung Gede-Pangrango Ditutup Sementara karena Meningkatnya Aktivitas Vulkanik
Zona Kuliner Pecel di Madiun: Tempat yang Wajib Dikunjungi Pemudik
5 Tempat Wisata Seru di Pacitan yang Harus Dikunjungi Saat Mudik
Pantai Lagoon Ancol, Destinasi Favorit Keluarga di Libur Lebaran 2025
Resep Peanut Butter Cookies: Kue Kering Lezat untuk Lebaran
Sejarah Nastar: Dari Kue Tart Belanda hingga Hidangan Lebaran di Indonesia

Berita Terkait

Friday, 4 April 2025 - 09:44 WIB

Rengginang Cumi Khas Situbondo, Camilan Gurih yang Cocok untuk Oleh-Oleh Lebaran

Thursday, 3 April 2025 - 09:32 WIB

Nikmatnya Gulai Tikungan Khas Bandung: Porsi Banyak dan Kuah Kental yang Bikin Puas

Thursday, 3 April 2025 - 09:18 WIB

Pendakian Gunung Gede-Pangrango Ditutup Sementara karena Meningkatnya Aktivitas Vulkanik

Wednesday, 2 April 2025 - 09:48 WIB

Zona Kuliner Pecel di Madiun: Tempat yang Wajib Dikunjungi Pemudik

Tuesday, 1 April 2025 - 09:47 WIB

5 Tempat Wisata Seru di Pacitan yang Harus Dikunjungi Saat Mudik

Berita Terbaru

Jenis Konten yang Banyak Penontonnya di YouTube

Teknologi

3 Jenis Konten yang Banyak Penontonnya di YouTube

Friday, 4 Apr 2025 - 14:43 WIB

Apa Arti Nikka

Lifestyle

Apa Arti Nikka? Menelisik Makna dan Asal Usul Nama yang Unik

Friday, 4 Apr 2025 - 11:01 WIB