SwaraWarta.co.id – Anggota Komisi V DPR RI, Yanuar Arif Wibowo, meminta pemerintah dan kepolisian untuk lebih memperhatikan angka kecelakaan saat mudik Lebaran 2025.
Meskipun jumlah kecelakaan mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, kasusnya masih lebih dari 1.000 kejadian.
“Targetnya pada setiap gelaran mudik kecelakaan mudik itu zero accident. Meskipun itu sulit untuk dicapai karena banyak faktor yang menjadi penyebabnya,” ujarnya
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menekankan bahwa keselamatan berkendara juga menjadi tanggung jawab masyarakat. Selain itu, edukasi dari pemerintah dan kepolisian tentang pentingnya keselamatan saat mudik dan arus balik harus terus digencarkan
Hal yang sama juga disampaikan Deputi IV Kemenko PMK, Warsito. Ia mengingatkan pemudik untuk memperhatikan kondisi fisik sebelum berkendara dan memastikan kendaraan dalam keadaan layak untuk perjalanan jauh.
“Pemerintah juga menyiapkan infrastruktur yang memadai dan rekayasa-rekayasa lalulintas untuk keamanan dan kenyamanan pemudik,” ujarnya
Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mencatat adanya penurunan jumlah kecelakaan mudik 2025 hingga 31,37 persen. Jumlah kecelakaan turun menjadi 1.477 kasus dibanding tahun 2024 yang mencapai 2.152 kejadian.
Selain itu, jumlah korban meninggal dunia juga mengalami penurunan sebesar 32 persen. Jika pada Lebaran 2024 terdapat 324 korban meninggal, pada 2025 jumlahnya menurun menjadi 223 jiwa.
Pemerintah berharap upaya peningkatan keselamatan mudik terus berjalan agar jumlah kecelakaan bisa semakin ditekan di tahun-tahun mendatang.