Mendukung SDG 4 dan SDG 8, Warga Segorotambak Antusias Sambut Inovasi Pengolahan Limbah Perikanan dari Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur

- Redaksi

Wednesday, 20 May 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur sosialisasikan inovasi pengolahan limbah perikanan di Desa Segorotambak untuk dukung SDG 4 dan SDG 8.

Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur sosialisasikan inovasi pengolahan limbah perikanan di Desa Segorotambak untuk dukung SDG 4 dan SDG 8.

Warga Desa Segorotambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan sosialisasi program kerja yang digelar tim mahasiswa Universitas Pembangunan Nasional ‘Veteran’ Jawa Timur dalam pelaksanaan Program Bina Desa Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) 2026.

Program yang memasuki pekan kedua pelaksanaan tersebut melibatkan mahasiswa Program Studi Teknik Kimia dan Teknik Mesin Fakultas Teknik dan Sains. Kegiatan ini mendapat dukungan dari LPPM UPN “Veteran” Jawa Timur dan diikuti oleh ibu-ibu PKK, pelaku UMKM, petani tambak, serta tokoh masyarakat di Desa Segorotambak.

Kegiatan dibuka dengan sambutan Kepala Desa Segorotambak, Ibu Anik Mahmudah, S.AP., M.M., yang menegaskan dukungan pemerintah desa terhadap seluruh rangkaian program mahasiswa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Anik mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif agar manfaat program dapat dirasakan secara langsung oleh warga.

“Ini kesempatan yang tidak datang dua kali. Saya minta ibu-ibu dan bapak-bapak semuanya untuk serius mengikuti, karena ilmu yang dibawa adik-adik mahasiswa ini bisa kita manfaatkan sendiri ke depannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Penutupan Bina Desa MBKM UPN "Veteran" Jawa Timur: Eco Paving Block Berbasis Limbah Plastik Hadir sebagai Wujud Nyata SDG 11 dan SDG 12 di Desa Segorotambak

Sementara itu, Ketua Pelaksana Program Bina Desa, Yesaya Deardo, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa dan masyarakat yang telah menyambut tim mahasiswa dengan baik sejak awal pelaksanaan kegiatan.

Menurutnya, Desa Segorotambak dipilih karena memiliki potensi sumber daya lokal yang besar dan dapat dikembangkan melalui inovasi berbasis teknologi tepat guna.

Pada sesi utama, tiga kelompok mahasiswa memaparkan program kerja yang telah disiapkan. Penyampaian dilakukan menggunakan bahasa yang sederhana serta didukung media visual berupa poster dan presentasi agar lebih mudah dipahami masyarakat.

Kelompok 2 yang berfokus pada pengolahan limbah menjadi produk bernilai guna memperkenalkan dua program unggulan.

Program pertama berupa inovasi pembuatan mie kering terfortifikasi kalsium berbahan dasar tepung cangkang kerang. Tim menjelaskan bahwa limbah cangkang kerang yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal memiliki kandungan kalsium karbonat (CaCO₃) dan kitosan yang tinggi sehingga berpotensi dijadikan bahan tambahan pangan untuk meningkatkan nilai gizi produk.

Baca Juga :  Anggota DPR Dukung Ojol Masuk Daftar Penerima BBM Subsidi

Produk mie tersebut direncanakan dikemas menggunakan standing pouch berbahan ramah lingkungan dengan identitas produk UMKM desa sehingga memiliki nilai tambah untuk dipasarkan.

Program kedua berupa pembuatan eco-paving brick berbasis limbah botol plastik. Mahasiswa menjelaskan bahwa sampah plastik jenis LDPE dan PP yang selama ini banyak ditemukan di kawasan pesisir dapat diolah menjadi paving block dengan campuran pasir dan semen.

Produk ini diklaim memiliki beberapa keunggulan dibandingkan paving konvensional, di antaranya lebih ringan, tahan terhadap air, dan memiliki ketahanan abrasi yang baik sehingga cocok diterapkan pada wilayah pesisir.

Selain mengurangi volume sampah plastik, inovasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi alternatif solusi penguatan infrastruktur jalan desa.

Antusiasme warga terlihat selama sesi diskusi berlangsung. Sejumlah peserta mengajukan pertanyaan mengenai proses pembuatan tepung cangkang kerang, keamanan konsumsi mie fortifikasi, strategi pemasaran digital, hingga teknis produksi eco-paving brick.

Tim mahasiswa menjawab pertanyaan secara rinci, termasuk memberikan gambaran biaya produksi dan peluang pengembangan usaha berbasis inovasi tersebut.

Baca Juga :  Israel dan Iran Saling Serang, Polisi Israel Tangkap Dua Warga Yahudi yang Diduga Bekerja untuk Iran

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta pembuatan dokumentasi digital yang nantinya akan dipublikasikan melalui media sosial sebagai bagian dari luaran program.

Program Bina Desa ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas melalui transfer ilmu pengetahuan kepada masyarakat, serta SDG 8 mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan UMKM dan penciptaan peluang usaha berbasis pengolahan limbah perikanan.

Informasi lebih lanjut mengenai program dapat diakses melalui Program Studi Teknik Kimia UPN “Veteran” Jawa Timur (https://www.tekkim.upnjatim.ac.id) dan LPPM UPN “Veteran” Jawa Timur (https://lppm.upnjatim.ac.id).

Ditulis oleh: Ade Tegar Hidayatulloh dan Maudy Pratiwi Novia Matovanni, S.T., M.T.

Berita Terkait

Berdasarkan Video yang Bapak/Ibu Simak, Bagaimana Respon atau Pendapat Bapak/Ibu Terhadap Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat?
Setelah Mengetahui Konsep Casel, Bagaimana Anda Mengembangkan Aktivitas yang Mengakomodasi Casel dalam Pembelajaran Anda di Kelas Anda Dihadapkan pada Kasus Tertentu?
Bagaimana Anda Memandang Pentingnya Penyusunan Rancangan Pembelajaran Berbasis Pembelajaran Sosial Emosional? Simak Penjelasannya!
Manakah dari Berikut Ini yang Bukan Merupakan Komponen dari Model Experiential Learning Kolb? Mari Kita Bahas Secara Lengkap!
Pendidikan Budi Pekerti Harus Seleras dengan Nilai-nilai Pancasila, Bagaimana Ki Hadjar Dewantara Menjelaskan Tentang Budi Pekerti?
Bapak Ibu Guru yang Bersemangat, Bagaimana Kita Dapat Membuat Lingkungan Sekolah Menjadi Lebih Sejahtera?
Kunci Jawaban Coklat Bagaimana MPLS yang Perlu Kamu Ketahui
Panduan Metode Pembayaran Perdagangan Internasional untuk Meningkatkan Pertumbuhan Lintas Batas

Berita Terkait

Saturday, 11 July 2026 - 16:40 WIB

Berdasarkan Video yang Bapak/Ibu Simak, Bagaimana Respon atau Pendapat Bapak/Ibu Terhadap Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat?

Saturday, 11 July 2026 - 10:49 WIB

Setelah Mengetahui Konsep Casel, Bagaimana Anda Mengembangkan Aktivitas yang Mengakomodasi Casel dalam Pembelajaran Anda di Kelas Anda Dihadapkan pada Kasus Tertentu?

Saturday, 11 July 2026 - 10:38 WIB

Bagaimana Anda Memandang Pentingnya Penyusunan Rancangan Pembelajaran Berbasis Pembelajaran Sosial Emosional? Simak Penjelasannya!

Friday, 10 July 2026 - 15:24 WIB

Manakah dari Berikut Ini yang Bukan Merupakan Komponen dari Model Experiential Learning Kolb? Mari Kita Bahas Secara Lengkap!

Friday, 10 July 2026 - 15:07 WIB

Pendidikan Budi Pekerti Harus Seleras dengan Nilai-nilai Pancasila, Bagaimana Ki Hadjar Dewantara Menjelaskan Tentang Budi Pekerti?

Berita Terbaru